Etnis Tionghoa Maluku maknai kemerdekaan jaga harmonisasi persatuan - ANTARA News Ambon, Maluku

Ambon (ANTARA) - Tokoh masyarakat Tionghoa Maluku Wilhelmus Jauwerissa mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga harmonisasi dan memperkuat persatuan sebagai bagian dari upaya mempertahankan keutuhan bangsa pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

"Kemerdekaan ini adalah milik kita bersama. Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan bagian dari pengorbanan dan air mata kita bersama yang harus dipertahankan dan dimaknai dengan semangat persatuan," kata Wilhelmus di Ambon, Selasa. 

Ia mengatakan masyarakat Tionghoa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia, termasuk dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Maluku.

Menurut dia, momentum kemerdekaan tidak semestinya hanya dimaknai melalui perayaan, tetapi diwujudkan dengan menjaga hubungan harmonis antarmasyarakat di tengah keberagaman suku, agama, dan latar belakang.

Wilhelmus menilai harmonisasi menjadi salah satu modal penting untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus mendukung upaya mewujudkan kemakmuran dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.

"Harapan saya, kita tetap menjaga harmonisasi demi keutuhan bangsa Indonesia, dengan tujuan mencapai kemakmuran secara merata dan keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia," ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat, termasuk komunitas Tionghoa di Maluku, terus memperkuat persatuan dan tidak menjadikan perbedaan sebagai penghalang dalam membangun daerah.

Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengatakan pengisian kemerdekaan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui semangat gotong royong serta kontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Karena itu, Hendrik meminta masyarakat terus mendukung berbagai upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Menurut dia, persatuan dan kolaborasi seluruh komponen masyarakat menjadi penting agar berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi bersama serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Semangat gotong royong dan kontribusi seluruh masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengisi kemerdekaan dan mempercepat pembangunan di Maluku," ujarnya.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Luqman Hakim

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.