Ekspedisi Gahvara Yava perbarui data panjang Goa Luweng Ombo Pacitan - ANTARA News Jawa Timur
Pacitan, Jawa Timur (ANTARA) - Tim Ekspedisi Gahvara Yava 2026 memperbarui panjang terpetakan Sistem Gua Luweng Ombo-Kebon di Pacitan menjadi 8.242,5 meter, bertambah 1.242,5 meter dari data sebelumnya sepanjang 7 ribuan meter.
Ketua Ekspedisi Gahvara Yava 2026 Muhammad Wahid Guntur Pambudi, Senin, mengatakan, pembaruan data tersebut diperoleh setelah tim melakukan ekspedisi susur gua selama sekitar satu bulan, mulai akhir Juli hingga akhir Agustus 2026.
"Penelusuran ini akan kita lanjutkan. Tapi kemungkinan tidak dalam waktu dekat karena kita perlu menyusun strategi persiapan dan sebagainya," katanya, Minggu.
Pencapaian tersebut merupakan hasil Ekspedisi Gahvara Yava 2026 yang menambah pemetaan lorong sepanjang 1.242,5 meter dari data sebelumnya.
Selain pemetaan, tim mengambil sampel sedimen lumpur, air sungai bawah tanah, serta biota gua untuk penelitian lebih lanjut bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Ekspedisi tersebut juga berhasil mencapai titik SUMP pada kedalaman 246 meter di bawah permukaan tanah.
Tim kemudian memetakan lorong sepanjang sekitar 20 meter melewati titik tersebut yang masih berstatus continue unexplored atau belum dieksplorasi lebih lanjut.
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengatakan telah menerima laporan hasil ekspedisi tersebut.
Ia sebelumnya memimpin upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari kawasan Gua Luweng Ombo pada 17 Agustus 2026.
Menurut dia, kawasan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata minat khusus karena karakter guanya tidak memungkinkan untuk dikunjungi semua kalangan.
“Minat khusus, artinya memang belum bisa untuk seluruh orang, semua orang,” katanya.
Pemkab Pacitan menyebut hasil ekspedisi tersebut dapat menjadi pijakan untuk memperkuat penelitian, konservasi kawasan karst, perlindungan sumber daya air bawah tanah, serta pengembangan ilmu pengetahuan berbasis potensi geologi daerah.
Hasil pemetaan itu mengangkat posisi sistem gua tersebut dari peringkat kesembilan menjadi ketujuh terpanjang di Indonesia.
Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.