◐

Efek Positif MotoGP Mandalika 2026 Begitu Terasa, Okupansi Hotel Capai 90%

Mataram -

Efek positif MotoGP Mandalika 2026 begitu terasa bagi sektor perhotelan. Okupansi hotel di Mataram selama pagelaran MotoGP berlangsung mencapai 90%.

Walaupun tidak berada di ring satu, Mataram tetap 'ketiban duren' dengan digelarnya MotoGP Mandalika 2026 dengan melonjaknya okupansi hotel yang menembus angka 90 persen.

Berdasarkan evaluasi setelah MotoGP, Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, menyebut geliat ekonomi dari sektor restoran, UMKM, dan hotel mengalami lonjakan yang signifikan, lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari evaluasi bersama teman-teman, tingkat hunian hotel, restoran, dan UMKM kita sangat-sangat berdampak," kata Alwan saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

Meski tak masuk menjadi ring satu, Kota Mataram berhasil menggaet limpahan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara secara maksimal pada event MotoGP Mandalika 2026.

"Penginapan kita ada banyak, walaupun sekarang ini ada perubahan tren penonton. Tapi alhamdulillah secara keseluruhan dampaknya sangat positif. Lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya. Hotel, restoran sampai mall juga kelihatan (ramai)," ungkap Alwan.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM), Made Adiyasa menjelaskan bahwa sepanjang periode puncak perhelatan MotoGP Mandalika 2026, tingkat keterisian kamar (okupansi) pada 9-12 Oktober 2026 tembus 90 persen. Rata-rata para penonton MotoGP menginap di hotel bintang satu hingga hotel bintang empat.

"Puncak keterisiannya terjadi pada 10 Oktober 2026. Dan per hari ini, 12 Oktober, tamu sudah mulai proses check out," kata Adiyasa, saat dikonfirmasi detikBali, Senin (12/10/2026).

Adiyasa menjelaskan, tren pemesanan kamar di ajang balap motor internasional ini didominasi oleh pemesanan mendadak atau last minute booking. Walaupun pola menginap tamu relatif lebih singkat, namun tingkat okupansi tetap stabil.

"Walaupun trend tamunya last minute booking, tapi relatif stabil sama seperti tahun lalu. Hanya bedanya, pada lama menginap saja, tahun ini lebih singkat," jelasnya.

Berdasarkan pantauan AHM Mataram, rata-rata tamu hotel yang menginap selama event MotoGP Mandalika 2026 didominasi oleh wisatawan domestik.

"(Didominasi) domestik nusantara, bahkan ada dari Sulawesi dan Sumatera. Kita harus lebih gencar lagi untuk promosi tahun depan," tandasnya.

Berdasarkan data penyelenggara, total penonton yang memadati sirkuit Mandalika sepanjang 9-11 Oktober 2026 mencapai 157.875 orang.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan angka tersebut melonjak 12,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 140.324 penonton, sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak Mandalika menggelar MotoGP pada 2022 lalu. Capaian tersebut membuktikan kemampuan NTB dalam menyelenggarakan event berstandar internasional.


---------

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)