◐

Dua Tentara Penjajah Tewas, Tiga Kritis Ditembak di Hebron |Republika Online

TEPI BARAT — Dua tentara pasukan penjajah Israel tewas dalam baku tembak di dekat Hebron, Tepi Barat yang diduduki, Jumat (23/10/2026). Insiden tersebut diikuti langkah Israel memperketat pengepungan di Hebron dan menyiapkan penutupan wilayah Tepi Barat secara lebih luas.

Militer Israel pada hari Jumat mengumumkan bahwa dua tentara tewas dalam insiden penembakan di dekat Hebron (Al-Khalil), sekaligus merevisi laporan sebelumnya yang menyebutkan adanya tentara yang terluka dalam konfrontasi tersebut. 

Menurut pernyataan militer yang dilaporkan oleh Anadolu, tiga tentara lainnya mengalami luka serius, sementara tiga lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan sedang. 

Mula kejadian itu, dua warga Palestina itu keluar dari mobil mereka di sebuah jalan kecil dengan membawa senapan serbu dan pistol di dekat pos pemeriksaan Farsh al-Hawa, dekat Rute 35. Berdasarkan penyelidikan awal, mereka memanfaatkan bangunan-bangunan di sekitar sebagai perlindungan lalu melepaskan tembakan ke arah pos pemeriksaan.

Pos pemeriksaan itu berdiri untuk membatasi gerakan warga Palestina di tanah mereka sendiri. Pemeriksaan di pos-pos serupa di seantero Tepi Barat yang diduduki kerap berujung pelecehan dan penyiksaan terhadap warga Palestina.

Pasukan pendudukan Israel kemudian menewaskan dua penyerang Palestina dalam baku tembak yang terjadi. Konfrontasi tersebut berlangsung selama lebih dari 20 menit, menurut keterangan yang dikutip oleh Quds News Network.

Aksi baku tembak yang berkepanjangan itu menyulitkan evakuasi tentara yang terluka, sehingga tim darurat Israel terpaksa menggunakan ambulans lapis baja untuk menjangkau mereka.

Belum ada keterangan apakah para penyerang yang merupakan satu keluarga itu beraksi sendiri atau terkait kelompok perlawanan Palestina. Kedua penyerang teridentifikasi bernama Mohammad Jaaba and Firas Jaaba.

Di tengah operasi militer itu, seorang warga Palestina juga mengalami luka kritis akibat tembakan tentara Israel di Kota Dura, sebelah barat daya Hebron. Pasukan Israel dilaporkan menembak kendaraan yang dikemudikan korban di Bundaran Al-Alam, pusat kota tersebut.

Kantor berita Palestina WAFA melaporkan, korban terkena tembakan di bagian dada. Petugas ambulans kemudian mengevakuasinya ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Pasukan Israel sebelumnya menggerebek Dura dan mendirikan pos pemeriksaan militer di Bundaran Al-Alam. Langkah tersebut membatasi pergerakan warga Palestina di kawasan itu.