Dua Dosen STAI Nurul Iman Ikuti Short Course Penguatan Kader Ulama di Al-Azhar Mesir
AKURAT.CO Dua Dosen yang merupakan Kaprodi STAI Nurul Iman Parung Bogor, Ghufron Maksum, M.H. dan Mahmurudin, M.Ag., mengikuti program “Ta‘zīz Kawādir al-‘Ulamā” atau Program Penguatan Kader Ulama yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Pendidikan Mahasiswa Asing dan Internasional Al-Azhar, Kairo, Mesir.
Keduanya merupakan kandidat doktor yang sedang menempuh studi doktoral dan melaksanakan penelitian disertasi di Universitas PTIQ Jakarta, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Keikutsertaan dalam program ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas akademik dan pengembangan kompetensi penelitian dalam rangka mendukung penyelesaian studi doktoral.
Program tersebut secara resmi dibuka pada Senin, 14 September 2026, oleh Prof. Dr. Nahla Al-Saidi, Penasihat Grand Syekh Al-Azhar bidang mahasiswa asing sekaligus Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Mahasiswa Asing dan Internasional. Dalam kegiatan pembukaan, turut hadir Prof. Dr. Syahida Mar‘i selaku Wakil Kepala Pusat.
Baca Juga: STAI Nurul Iman Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, Sediakan Program Beasiswa Penuh
Program Penguatan Kader Ulama ini diikuti oleh mahasiswa jenjang magister dan doktor yang merupakan kader ulama Masjid Istiqlal, Indonesia. Program akan berlangsung selama enam bulan di Mesir dengan berbagai kegiatan akademik dan pengembangan keilmuan.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Nahla Al-Saidi menegaskan bahwa proses mencetak seorang peneliti dan ulama dimulai dari penguasaan perangkat keilmuan dan metodologi penelitian. Pendidikan pada jenjang pascasarjana merupakan tahapan yang menuntut kesungguhan, kerja keras, serta komitmen terhadap integritas dan etika akademik.
Ia juga menyampaikan bahwa Al-Azhar Al-Syarif senantiasa berkomitmen mendukung para mahasiswa dan peneliti asing agar dapat mengembangkan kapasitas keilmuan mereka melalui lingkungan akademik yang memadukan penguatan dasar-dasar keilmuan dengan pelatihan akademik.
Program ini secara khusus dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam penyusunan karya ilmiah, termasuk tesis dan disertasi. Materi program mencakup metodologi penelitian, penulisan akademik, pengelolaan sumber dan referensi, pemanfaatan perpustakaan cetak maupun digital, serta pengembangan kemampuan bahasa Arab dan metode pengajarannya.
Bagi dua Kaprodi STAI Nurul Iman, keikutsertaan dalam program ini diharapkan dapat memberikan penguatan terhadap proses penelitian disertasi yang sedang mereka jalani di Universitas PTIQ Jakarta. Selain memperkaya wawasan akademik, pengalaman belajar di lingkungan Al-Azhar juga diharapkan dapat memperluas jejaring keilmuan serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan akademik di lingkungan STAI Nurul Iman Parung Bogor.
Baca Juga: Tingkatkan Mutu Akademik dan Akselerasi Akreditasi, Prodi Ilmu Hadis STAINI Parung Bogor Resmikan Kerja Sama Strategis dengan UIN Jakarta
Keikutsertaan Ghufron Maksum, M.H. dan Mahmurudin, M.Ag. dalam program internasional selama enam bulan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen STAI Nurul Iman dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen, melalui penguatan kapasitas akademik, penelitian, dan pengembangan keilmuan Islam.
Dengan mengikuti program di salah satu pusat keilmuan Islam terkemuka dunia tersebut, diharapkan kedua Kaprodi dapat membawa pulang pengalaman, wawasan, dan jejaring akademik yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan serta tradisi keilmuan di STAI Nurul Iman Parung Bogor.