◐

DPRD Palangka Raya prihatin petani di Rakumpit terancam gagal panen akibat karhutla

DPRD Palangka Raya prihatin petani di Rakumpit terancam gagal panen akibat karhutla

Jumat, 23 Oktober 2026 12:06 WIB

Image Print

Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan. ANTARA/Rajib Rizali.

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Hatir Sata Tarigan, meminta pemerintah kota mengambil langkah konkret untuk membantu petani di Kecamatan Rakumpit yang terancam mengalami gagal panen akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Saya mendapatkan aspirasi dari warga, khususnya para petani di Kecamatan Rakumpit, yang mengalami gagal panen akibat kabut asap dampak dari karhutla,” katanya di Palangka Raya, Jumat.

Ia mengatakan, keluhan tersebut perlu mendapat perhatian karena kabut asap tebal masih menyelimuti Kota Palangka Raya dan berdampak terhadap aktivitas pertanian masyarakat.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat tanaman petani tidak mendapatkan sinar matahari secara optimal sehingga pertumbuhannya terganggu.

“Tanaman para petani tidak memperoleh sinar matahari secara optimal, sehingga mempengaruhi pertumbuhan tanaman mereka,” ucapnya.

Hatir menjelaskan, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan dampak lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan mata pencaharian masyarakat di wilayah tersebut.

Pasalnya, sebagian warga Kecamatan Rakumpit masih menggantungkan kehidupan sehari-hari dari hasil pertanian.

Jika kondisi itu terus berlanjut dan menyebabkan gagal panen, pendapatan petani dikhawatirkan ikut menurun.

“Ini perlu menjadi perhatian pemerintah, karena masyarakat di Kecamatan Rakumpit saat ini menggantungkan kehidupannya dari bertani,” ujarnya.

Hatir menilai, dampak karhutla terhadap sektor pertanian perlu menjadi bagian dari penanganan pemerintah, selain upaya pemadaman kebakaran dan pengendalian kabut asap.

Penanganan tersebut dinilai penting agar petani tidak menanggung sendiri kerugian akibat kondisi yang mengganggu pertumbuhan tanaman mereka.

Dia meminta pemerintah kota segera menentukan langkah penanganan yang dapat menjawab keluhan petani terdampak kabut asap.

Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.