DPRD Balangan soroti Pasar Paringin yang dianggap mati suri - ANTARA News Kalimantan Selatan

Namun kita tidak boleh membiarkan pedagang tradisional yang belum memiliki kemampuan memasarkan produknya secara digital tertinggal begitu saja

Balangan (ANTARA) - DPRD Balangan, Kalimantan Selatan menyoroti Pasar Paringin yang saat ini dianggap mati suri dengan fakta di lapangan menunjukkan pasar semakin sepi dan terdapat ratusan kios kosong ditinggalkan oleh para pedagang yang sebelumnya berjualan.

Ketua Komisi II DPRD Balangan Sri Huriyati mengatakan, fenomena menurunnya aktivitas di Pasar Paringin merupakan persoalan yang perlu disikapi secara serius akibat perkembangan pasar digital dan belanja online telah mengubah pola konsumsi masyarakat. 

“Namun kita tidak boleh membiarkan pedagang tradisional yang belum memiliki kemampuan memasarkan produknya secara digital tertinggal begitu saja,” kata Sri Huriyati di Balangan, Jumat.

Sri menuturkan, pemerintah daerah melalui instansi terkait yaitu UPT Pasar Paringin perlu hadir dengan langkah-langkah nyata dan salah satunya melalui pelatihan pemasaran digital bagi para pedagang pasar.

Kemudian lanjut Sri adanya pendampingan penggunaan media sosial dan marketplace, serta penyediaan fasilitas pendukung seperti akses internet dan promosi bersama untuk produk-produk lokal.

Baca juga: Warga Dahai antusias berbelanja di pasar murah

Di sisi lain Sri mengungkapkan, Pasar Paringin juga harus terus dibenahi agar menjadi tempat berbelanja yang nyaman, bersih, aman dan memiliki daya tarik bagi masyarakat. 

“Pasar tradisional tidak cukup hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga harus mampu memberikan pengalaman berbelanja yang baik sehingga masyarakat tetap memilih datang ke pasar,” ungkapnya.

Baca juga: DKP3 Balangan awasi pangan pada SPPG di Lampihong

Sri menegaskan, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pengelola pasar dan para pelaku usaha untuk menyusun strategi menghidupkan kembali aktivitas pasar. 

Karena sebut Sri seperti program promosi, festival UMKM, pasar tematik, hingga kebijakan yang berpihak kepada pedagang kecil dapat menjadi bagian dari solusi.

Pewarta: Ragil Darmawan
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.