DPR: Pencarian korban KMP Virgo Transport 8 jangan ada yang terlewat

DPR: Pencarian korban KMP Virgo Transport 8 jangan ada yang terlewat

Senin, 14 September 2026 12:21 WIB

Image Print

Tim SAR gabungan bersiap melakukan evakuasi penumpang korban kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang tiba menggunakan Kapal Tanker MT Mauhau milik PT Pertamina di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 15 penumpang selamat dan satu jenazah korban KMP Virgo Transport 8 yang tenggelam pada Minggu (13/9) di Laut Jawa dan selanjutnya jenazah diserahkan kepada tim DVI Polda Kalsel untuk diidentifikasi. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU

Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta kepada semua pihak yang bertugas agar jangan sampai ada satu pun korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang terlewat dari pencarian.

Menurut dia, proses evakuasi dan pendataan yang masih berlangsung ini harus dikawal sampai tuntas. Ia pun menegaskan pencarian dan penyelamatan korban harus menjadi prioritas.

"Saya minta Basarnas, KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan), dan seluruh pihak terkait untuk terus memprioritaskan dan mengoptimalkan operasi pencarian serta penyelamatan terhadap korban yang masih belum ditemukan," kata Puan di Jakarta, Senin.

Dia mendesak Pemerintah untuk segera melakukan investigasi atas insiden ini. Melalui alat kelengkapan dewan (AKD) terkait, dia memastikan DPR akan mengawal proses investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

“Pemerintah agar segera melakukan investigasi menyeluruh atas penyebab kecelakaan ini, baik dari faktor alam, teknis, maupun manusia,” katanya.

Dia pun menilai bahwa kecelakaan kapal akhir-akhir ini sering terjadi, yang menyebabkan banyak korban jiwa berjatuhan. Dia meminta ada perbaikan sistem transportasi laut.

Untuk itu, dia pun meminta ada perbaikan sistem keselamatan pelayaran nasional secara menyeluruh, agar peristiwa serupa tidak kembali memakan korban jiwa.

“Saya turut merasakan duka yang dialami keluarga korban, dan semoga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," kata dia.

Sebelumnya, Basarnas mengerahkan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL bersama Basarnas Special Group (BSG), dan tim khusus penyelam lainnya, dalam operasi SAR pencarian bawah air (underwater) untuk mencari 129 korban yang belum ditemukan dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan personel dengan kemampuan khusus tersebut dipersiapkan untuk mendukung operasi underwater menggunakan KRI Canopus yang telah berada di lokasi dan memiliki kemampuan pencarian bawah air.

“Khusus untuk KRI Canopus, ini merupakan kapal terbaru dari TNI AL yang dimiliki oleh Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal). Kami berharap dari kapal ini kita nanti bisa melaksanakan operasi underwater dengan optimal,” kata Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin.

Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026