DPPKBPPPA Bangka Tengah perkuat pendampingan keluarga cegah stunting - ANTARA News Bangka Belitung
Koba, Babel (ANTARA) - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat pendampingan keluarga untuk mempercepat pencegahan dan penurunan stunting.
Kepala DPPKBPPPA Bangka Tengah Wiwik Susanti di Koba, Jumat, mengatakan pendampingan dilakukan dengan memperkuat peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam memberikan edukasi, pemantauan, pelayanan kesehatan serta pencatatan dan pelaporan.
“Pendampingan terhadap keluarga risiko stunting dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga melalui edukasi, pemantauan, pelayanan kesehatan, serta pencatatan dan pelaporan hasil pendampingan," katanya.
Pihaknya memiliki 143 TPK yang terdiri atas 429 kader tersebar di 63 desa/kelurahan di Kabupaten Bangka Tengah.
Pendampingan tersebut diperkuat dengan pemutakhiran data melalui verifikasi dan validasi keluarga risiko stunting oleh kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP).
Menurut dia, pemutakhiran data diperlukan agar intervensi pemerintah dapat diberikan secara tepat kepada keluarga yang membutuhkan penanganan.
Pihaknya juga meningkatkan kapasitas tenaga lini lapangan di Balai Penyuluhan KB untuk mendukung pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).
Intervensi juga dilakukan melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di lima desa/kelurahan di Kecamatan Sungaiselan, yakni Kelurahan Sungaiselan, Desa Romadhon, Sarang Mandi, Tanjung Pura dan Keretak Atas.
Melalui program itu, kader mendampingi keluarga risiko stunting membiasakan konsumsi makanan bergizi dengan menggunakan Rapor Konsumsi Menu Bergizi.
“Total KRS yang dilakukan pendampingan sebanyak 250 KRS,” katanya.
Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.