DPD dukung diplomasi internasional Presiden Prabowo - ANTARA News Jawa Timur

Jakarta (ANTARA) - Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mendukung penuh diplomasi internasional Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan tatanan dunia yang damai dan berkeadilan.

Dalam pidato pengantar dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat, ia menyebut dunia sedang berada di persimpangan sejarah yang menentukan. Menurutnya, fragmentasi geopolitik semakin dalam sehingga semua negara mendefinisikan ulang prioritas nasionalnya.

"Di sini lah letak relevansinya bagi Indonesia, dengan prinsip politik luar negeri 'bebas aktif' yang terus diupayakan secara independen dan proaktif sesuai dengan perkembangan di era baru ini," katanya.

Menurutnya, DPD RI turut serta menjalin kerja sama antarparlemen dengan negara sahabat.

"Saat ini kami menginisiasi pembentukan Forum Senat Asia Tenggara," ujarnya.

Ia mengatakan langkah tersebut diambil karena Indonesia meyakini perdamaian dunia tidak hanya dapat ditopang oleh pihak yang kuat, tetapi saling menghormati antarnegara dan kerja sama mewujudkan perdamaian.

"Because Indonesia believes, that the world cannot be sustained only by the strong, but by all nations that respect one another, and work together to preserve peace," ujarnya.

Pesan tersebut bermakna "Karena Indonesia meyakini bahwa dunia tidak dapat ditopang hanya oleh pihak yang kuat, melainkan oleh semua bangsa yang saling menghormati dan bekerja sama untuk menjaga perdamaian".

Pada Jumat ini, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang salah satunya beragendakan Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.

Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".

Sidang Tahunan MPR RI tahun ini dihadiri oleh Presiden Ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-11 Boediono, dan Wakil Presiden Ke-13 KH Ma'ruf Amin, kemudian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, dan sejumlah pimpinan partai politik.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.