DKPP Kota Madiun pantau mutu dan ketersediaan komoditas ikan di pasar - ANTARA News Jawa Timur

Madiun (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun, Jawa Timur rutin melakukan pemantauan mutu dan harga berbagai bahan pangan, termasuk komoditas perikanan guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bagi masyarakat.

Katimker Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan DKPP Kota Madiun Yeni Adi Widiastuti di Madiun, Rabu mengatakan pemantauan dilakukan di los bagian ikan Pasar Besar Kota Madiun, baik ikan laut maupun tawar.

"Kegiatan survei harga yang dilakukan secara rutin ini, agar DKPP Kota Madiun dapat mengetahui perkembangan harga berbagai jenis ikan di pasaran serta memantau ketersediaannya bagi masyarakat," ujarnya.

Kegiatan survei pemantauan tersebut menjadi salah satu upaya DKPP untuk mengetahui kondisi harga ikan secara langsung di lapangan. Serta gambaran stok berbagai komoditas ikan di pasaran Kota Madiun.

Menurutnya kelancaran pasokan dan ketersediaan ikan di wilayah Kota Madiun sangat penting. Sebab, ikan merupakan salah satu bahan pangan yang bergizi tinggi.

"Ikan menjadi salah satu pilihan pangan yang lezat, bergizi, dan relatif terjangkau. Ikan kaya akan protein, yang dapat diolah menjadi berbagai macam menu untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga," katanya.

Dalam pelaksanaannya, petugas DKPP Kota Madiun melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai jenis ikan yang dipasarkan, mencatat perkembangan harga, serta berdialog dengan pedagang terkait kondisi pasokan dan tingkat permintaan konsumen.

Hasil pemantauan tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan dalam mendukung stabilitas sektor perikanan di Kota Madiun. Terlebih, Madiun bukan merupakan daerah pesisir, sehingga pasokan ikan harus tetap terjaga.

Melalui kegiatan pemantauan harga dan stok ikan tersebut, diharapkan pasokan ikan di pasar Kota Madiun tetap aman, harga relatif stabil, dan kebutuhan protein hewani masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.