DKPP Belitung menyalurkan bantuan 36,8 ton pupuk organik petani lada - ANTARA News Bangka Belitung

Tanjungpandan (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan bantuan sebanyak 36,8 ton pupuk organik dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia bagi kelompok tani lada di daerah itu.

‎"Hari ini kami menyalurkan bantuan pupuk organik kepada petani lada sebanyak 36,8 ton untuk menyuburkan tanaman lada," kata Kepala Bidang Perkebunan DKPP Belitung, Tenny Meireni di Selat Nasik, Belitung, Rabu.

‎Ia mengatakan, alokasi bantuan pupuk organik yang disalurkan tersebut diperuntukkan bagi sembilan kelompok tani lada di Belitung untuk luas lahan tanaman lada mencapai 92 hektare.

‎Ia menjelaskan, bantuan secara simbolis diserahkan di Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik diprioritaskan untuk program rehabilitasi tanaman lada yang ditanam oleh petani.

‎Tenny menambahkan, manfaat utama pupuk organik adalah memperbaiki struktur tanah sehingga diharapkan mampu mengembalikan kesuburan lahan pertanian lada.

‎Selanjutnya penggunaan pupuk organik memberikan dampak jangka panjang yang krusial bagi keberhasilan budidaya lada.

‎Selain menyuburkan tanah, kata dia, lahan yang gembur akan mempermudah tanaman menyerap unsur hara yang dibutuhkan secara optimal.

‎"Kemudian keunggulan pupuk organik juga memperbaiki kapasitas simpan air di dalam tanah agar tanaman tidak mudah mengalami kekeringan," katanya.

‎Tenny menambahkan, selain itu, penggunaan pupuk organik akan memperlancar sirkulasi udara di sekitar akar lada untuk mendukung respirasi akar, mengaktifkan mikroorganisme baik seperti Mikoriza dan jamur Trichoderma yang berperan penting dalam penyerapan hara.

‎"Kemudian membantu mencegah serta mengendalikan berbagai jenis penyakit yang kerap menyerang akar tanaman lada," katanya.

‎Ia berharap penyaluran bantuan pupuk organik ini dapat meningkatkan produktivitas tanaman lada rakyat.

‎"Sehingga dapat kembali bangkit dan menyejahterakan para petani lada di Belitung," ujarnya.

Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.