DKI terus perkuat promosi investasi secara digital lewat "JakBizHub"

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat promosi investasi secara digital, salah satunya melalui platform "JakBizHub" yang hingga kini terus dikembangkan.

"Ini platform yang kami terus kembangkan dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP). Fungsinya membantu investor memperoleh informasi investasi secara komprehensif di dalam satu fitur pelayanan," kata Kepala Unit Pengelola Jakarta Investment Centre, Ezrin Kartika dalam siniar yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Dia menyampaikan, transformasi digital dilakukan untuk menciptakan iklim investasi dan mencoba lebih transparan serta berbasis data.

Ezrin mengatakan, melalui "JakbizHub" yang bisa diakses di laman https://invest.jakarta.go.id/jakbizhub, investor dapat mengakses profil suatu lokasi, ketentuan tata ruang dan regulasi yang berlaku.

Selain itu, informasi klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia, analisis potensi investasi, simulasi investasi, hingga rekomendasi proyek potensial.

Berbicara investasi di Jakarta, data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI pada semester I 2026, Jakarta membukukan realisasi investasi sebesar Rp173,6 triliun atau 17,2 persen dari total realisasi investasi nasional.

Baca juga: Realisasi investasi Jakarta capai Rp173,6 triliun pada semester I 2026

Nilai tersebut terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp106,5 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) senilai Rp67,1 triliun.

Adapun berdasarkan realisasi penanaman modal semester I 2026, investasi di Provinsi DKI Jakarta masih didominasi sektor-sektor strategis yang mendukung aktivitas ekonomi perkotaan dan transformasi Jakarta sebagai kota global.

Tiga sektor dengan kontribusi investasi terbesar ialah sektor Transportasi, Pergudangan, dan Telekomunikasi dengan realisasi Rp54,3 triliun atau 31 persen dari total investasi.

Posisi berikutnya ditempati sektor Jasa Lainnya sebesar Rp43,6 triliun atau 25 persen, serta sektor Perdagangan dan Reparasi sebesar Rp28,4 triliun atau 16 persen.

Ke depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya agar Jakarta tmempertahankan capaian realisasi investasi terbesar di Indonesia, memastikan bahwa investasi yang masuk akan semakin berkualitas dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat dan kualitas hidup rakyat Jakarta.

Baca juga: Investasi di Jakarta didominasi sektor ekonomi perkotaan

Baca juga: Realisasi investasi Jakarta serap 289 ribu tenaga kerja

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.