Dito Ariotedjo Ungkap Momen Tambahan Kuota Haji di Saudi: Tak Ada Pembahasan Jumlah dan Pembagian

Saeful Anwar

| 10 September 2026, 15:55 WIB

Dito Ariotedjo Ungkap Momen Tambahan Kuota Haji di Saudi: Tak Ada Pembahasan Jumlah dan Pembagian

Mantan Menpora, Dito Ariotedjo, memberi kesaksian dalam sidang kasus korupsi kuota haji di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/9/2026). - Foto: Akurat.co/Saeful Anwar

AKURAT.CO Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, mengungkap rangkaian pertemuan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dengan Pemerintah Arab Saudi pada Oktober 2023, yang kemudian berujung pada pemberian tambahan kuota haji bagi Indonesia.

Dito menjadi salah satu menteri yang mendampingi Jokowi dalam kunjungan tersebut. Namun, ia menegaskan tidak terlibat dalam pembahasan teknis mengenai jumlah maupun pembagian kuota haji tambahan.

Hal itu disampaikan Dito saat menjadi saksi dalam sidang perkara korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Di hadapan majelis hakim, Dito menjelaskan keikutsertaannya dalam rombongan Jokowi berkaitan dengan agenda kerja sama Indonesia-Arab Saudi di bidang olahraga.

Sejumlah menteri lain juga hadir sesuai sektor kerja sama masing-masing yang sebelumnya telah diatur Kementerian Luar Negeri.

Baca Juga: Jaksa Tampilkan Foto Pertemuan Gus Yaqut dengan Pemilik Maktour Travel, BAP Ungkap Pembahasan Kuota Haji Tambahan

Menurut Dito, pertemuan bilateral tersebut membahas berbagai sektor, mulai dari olahraga, perdagangan, energi, hingga sejumlah kerja sama lainnya.

Pembicaraan mengenai tambahan kuota haji, kata Dito, baru muncul secara spontan ketika agenda resmi telah selesai dan rombongan mengikuti makan siang. Saat itu, pihak Arab Saudi menanyakan sejumlah hal konkret yang dapat ditindaklanjuti dari pertemuan kedua negara.

Dito mengatakan, Pemerintah Arab Saudi kemudian menawarkan tambahan kuota haji bagi Indonesia. Namun, dalam pertemuan yang diikutinya tidak disebutkan berapa jumlah tambahan kuota yang diberikan maupun bagaimana komposisi pembagiannya.

"Tidak ada, tidak ada jumlah. Itu kan ada rapat teknis lanjutannya lagi," katanya.

Ketika Jaksa menanyakan apakah dirinya mengikuti rapat teknis tersebut, Dito menegaskan tidak ikut dalam pembahasan lanjutan.