Ditangkap KPK, Rektor Unsoed Punya Harta Rp 3,12 Miliar

Liputan6.com, Jakarta - Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia ditangkap bersama sejumlah orang lainnya, termasuk Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Norman Arie Prayogo dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Kuat Puji Prayitno.

Setelah ditangkap KPK, harta kekayaan Akhmad Sodiq disorot. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025, total harta Akhmad Sodiq mencapai Rp 3,12 miliar. Laporan tersebut disampaikan ke KPK pada 19 Maret 2026.

Dalam LHKPN tersebut, Akhmad Sodiq tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp 2,5 miliar. Aset tersebut terdiri atas satu bidang tanah dan bangunan serta tiga bidang tanah yang seluruhnya berada di Kabupaten Banyumas.

Tanah dan bangunan seluas 505 meter persegi dengan luas bangunan 416 meter persegi tercatat senilai Rp 1,3 miliar. Sementara tiga bidang tanah lainnya masing-masing seluas 1.051 meter persegi senilai Rp 395 juta, 1.129 meter persegi senilai Rp 510 juta, dan 1.050 meter persegi senilai Rp 295 juta.

Selain aset properti, Akhmad Sodiq melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp 285,7 juta. Aset tersebut terdiri atas tiga sepeda motor dan dua mobil.

Kendaraan yang dilaporkan antara lain sepeda motor Yamaha tahun 1993 senilai Rp 1,2 juta, Honda tahun 2006 senilai Rp 4,5 juta, Toyota Agya 1.0 G A/T tahun 2015 senilai Rp 75 juta, Toyota Grand New Innova Bensin G tahun 2014 senilai Rp 180 juta, serta sepeda motor Yamaha BBP A/T tahun 2023 senilai Rp 25 juta.

Akhmad Sodiq juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 463,9 juta. Sementara kas dan setara kas yang dilaporkan mencapai Rp 49.941.326.

Dari keseluruhan aset tersebut, total harta yang dilaporkan Akhmad Sodiq sebelum dikurangi utang mencapai Rp 3.299.541.326. Dia tercatat memiliki utang sebesar Rp 175 juta.

Dengan demikian, total harta kekayaan bersih Akhmad Sodiq dalam LHKPN 2025 mencapai Rp 3.124.541.326 atau sekitar Rp 3,12 miliar.