Dispar Kalsel tingkatkan kompetensi Pokdarwis kelola destinasi - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarmasin (ANTARA) - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia  Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam mengelola destinasi wisata yang berkelanjutan.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan Gt. M. Yosalvina Yovani, mengatakan, Pokdarwis bersama masyarakat sekitar memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pengembangan sektor pariwisata, termasuk mendukung pengembangan situs Geopark Meratus di Kalimantan Selatan.

“Kita semua menyadari bahwa saat ini pariwisata telah menjadi salah satu sektor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah," katanya di Banjarbaru, Selasa.

Namun, di era persaingan yang semakin ketat, wisatawan tidak lagi hanya mencari destinasi yang indah atau terkenal. 

"Mereka mencari pengalaman, makna, dan cerita. Mereka ingin mengenal sejarah, budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat setempat,” ujarnya.

Menurut dia, tren pariwisata saat ini telah mengalami perubahan. 

Wisatawan tidak lagi hanya mencari destinasi yang indah, tetapi juga menginginkan pengalaman yang berkesan, nilai budaya, serta cerita yang autentik dari setiap daerah yang dikunjungi.

Ia menambahkan, pengelolaan destinasi yang baik akan mampu mengangkat nilai-nilai lokal sekaligus membangun ikatan emosional antara wisatawan dengan masyarakat setempat. 

Oleh karena itu, peserta pelatihan dibekali berbagai materi, mulai dari dasar-dasar kepariwisataan, pelayanan prima, pelestarian lingkungan, hingga strategi promosi dan pengemasan daya tarik wisata berbasis inovasi digital.

Pemprov Kalsel berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh peserta untuk meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, serta memperkuat jejaring antarpengelola destinasi wisata di daerah.

“Saya juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

Jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk berdiskusi, saling berbagi ide, belajar dari para narasumber yang sudah berpengalaman, dan tentu saja, menjalin jejaring yang bermanfaat untuk kemajuan pariwisata di daerah masing-masing,” paparnya.

Pewarta: Imam Hanafi
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.