Disbudpar Tapin libatkan anak muda promosikan pariwisata - ANTARA News Kalimantan Selatan
Rantau (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, melibatkan generasi muda sebagai mitra untuk memperluas promosi potensi pariwisata, ekonomi kreatif, seni dan budaya daerah.
Kepala Disbudpar Tapin Sugian Noor mengatakan, keterlibatan anak muda menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata karena mereka memiliki ruang yang luas untuk mengenalkan potensi daerah kepada masyarakat.
Baca juga: Kemenkum dan Pemkab Tapin sinergi pemajuan kekayaan intelektual
"Intinya untuk menjaring generasi muda yang peduli terhadap wisata. Kami ingin memberikan peran yang lebih besar kepada mereka dalam pengembangan pariwisata," ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Senin.
Sugian menyebutkan, peran tersebut akan diberikan kepada peserta yang terpilih melalui Pemilihan Duta Wisata Tapin 2026. Mereka nantinya tidak hanya menyandang gelar, tetapi juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam mempromosikan destinasi dan kebudayaan Tapin.
"Sebanyak 48 anak muda mengikuti Pemilihan Duta Wisata Tapin 2026 yang terdiri atas 17 putra dan 31 putri. Peserta berusia 17-24 tahun tersebut berasal dari kalangan pelajar SLTA sederajat, mahasiswa hingga masyarakat umum," katanya.
Ia menambahkan, peserta akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi untuk mengukur kemampuan dan potensi masing-masing sebelum memasuki tahap akhir pemilihan.
Sugian meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan secara serius serta menjunjung sportivitas selama kompetisi berlangsung.
"Harapan kami bisa memberikan yang terbaik dan berlomba dengan fair. Jangan merasa unggul terlebih dahulu," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Tapin dan bupati terpilih bahas teknis 13 program janji kampanye
Rangkaian Pemilihan Duta Wisata Tapin 2026, kata dia, berlangsung sepanjang Oktober melalui tahapan tes, wawancara, unjuk kemampuan dan karantina sebelum grand final yang dijadwalkan pada 31 Oktober 2026.
Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.