Dinsos Sigi ingatkan warga manfaatkan bansos perkuat ekonomi keluarga
Dinsos Sigi ingatkan warga manfaatkan bansos perkuat ekonomi keluarga
Rabu, 14 Oktober 2026 16:33 WIB
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae didampingi Kadis Sosial Sigi saat memberikan bantuan sosial kepada masyarakat di Desa Mpanau, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulteng, Rabu (7/10/2026). ANTARA/Moh Salam
Sigi (ANTARA) - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengingatkan masyarakat penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah secara bijak untuk pemberdayaan ekonomi keluarga.
"Jadi, bansos ini tidak boleh dibelanjakan untuk keperluan konsumtif yang tidak semestinya," kata Kepala Dinas Sosial Sigi Ariyanto di Sidera, Rabu.
Ia mengemukakan saat ini masih banyak warga yang belum sepenuhnya memahami arti dan tujuan utama dari bantuan tunai yang diberikan pemerintah.
"Banyak warga yang tidak mengerti bahwa bantuan itu sebenarnya untuk pemberdayaan atau menjalankan ekonomi masyarakat. Jadi, warga sebenarnya bukan terima uang untuk belanja yang lain," ucapnya.
Ia menjelaskan dalam beberapa kasus penyaluran bantuan secara tunai, penerima kerap langsung membelanjakan uang tersebut untuk barang-barang konsumtif di luar kebutuhan prioritas.
"Tentunya Dinas Sosial terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar bantuan sosial yang bersumber dari pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah dapat dikelola secara optimal untuk kebutuhan prioritas," ujarnya.
Menurut dia, pemerintah daerah saat ini fokus pada program pemberdayaan ekonomi jangka panjang.
"Pemerintah terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan, seperti bantuan KUBE (Kelompok Usaha Bersama) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) agar perekonomian warga penerima manfaat dapat berputar dan berkembang," kata dia.
Ariyanto menekankan pentingnya integrasi pengawasan lintas lembaga antara kementerian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga penyaluran bantuan semakin terpantau ketat.
"Dengan demikian, apabila ditemukan adanya indikasi transaksi yang menyimpang atau mencurigakan, rekening penerima bantuan sosial akan langsung dinonaktifkan oleh sistem," ujarnya.
"Harapannya masyarakat menggunakan bantuan sosial semaksimal mungkin dan tidak menyalahgunakannya. Mari kita putar uangnya untuk menghasilkan uang lagi guna memenuhi kebutuhan ekonomi," tutur Ariyanto.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026