Detik-detik Mencekam di Jurangmangu, Siswi SMA Tertabrak KRL hingga Tewas
Senin, 10 Agustus 2026 - 19:34 WIB
Tangerang Selatan, VIVA – Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin, 10 Agustus 2026.
Baca Juga
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Korban diketahui merupakan seorang perempuan yang masih duduk di bangku kelas 10 SMA.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kapolres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Boy Jumalolo mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi hingga penyebab korban bisa berada di jalur perjalanan KRL.
Baca Juga
"(Penyebab) Belum bisa diketahui dulu ya, kita lagi mengecek, (kejadian) sekitar pukul 16.45 kalau enggak salah," kata Boy saat dihubungi, Senin, 10 Agustus 2026.
Boy membenarkan korban merupakan siswi SMA.
Baca Juga
"(Korban) Cewek SMA kelas 10," kata dia.
Menurut Boy, polisi masih mengumpulkan informasi dari sejumlah pihak yang mengetahui kejadian tersebut. Pemeriksaan saksi dan identifikasi dilakukan sebelum polisi menyimpulkan penyebab insiden.
"Nanti kalau sudah ada identifikasi, pengecekan, penyelidikan, saksi-saksi dan sebagainya baru kita bisa menyimpulkan apa ini," ujarnya.
Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) terdekat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Insiden tersebut juga berdampak terhadap perjalanan KRL lintas Rangkasbitung. Informasi mengenai kejadian itu disampaikan melalui akun X @CommuterLine.
Dalam keterangannya, disebutkan seorang penumpang atau pihak yang berada di jalur kereta tertemper KRL KA 1742D relasi Tanah Abang-Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung, sehubungan adanya salah seorang yang menemper KA 1742D Tanah Abang—Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu. Saat ini penemper sudah dievakuasi, dan perjalanan Commuter Line bisa kembali melintas di lokasi," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Setelah korban dievakuasi, perjalanan Commuter Line disebut kembali dapat melintas di lokasi. Sementara itu, polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk memastikan penyebab insiden tersebut.
Tak Perlu Scan QR Lagi, Bayar MRT hingga KRL Kini Cukup Tempel HP Android
Berbeda dengan QRIS konvensional yang mengharuskan pengguna memindai kode QR, sistem ini memungkinkan transaksi cukup dilakukan dengan menempelkan ponsel.
VIVA.co.id
30 Juli 2026