Daop 7 lakukan inspeksi jamin keselamatan perjalanan KA - ANTARA News Jawa Timur
Kediri (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, melakukan inspeksi perlintasan sebidang jalur Rejotangan-Blitar dan pengecekan stasiun pada lintas Blitar-Kediri untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api (KA) serta penerapan standar pelayanan pelanggan.
Dalam keterangan yang diterima di Kediri, Sabtu, Deputy Vice President PT KAI Daop 7 Madiun, Alam Prasetyo, mengatakan bahwa kepatuhan terhadap prosedur menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
"Setiap petugas wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan SOP yang berlaku. Tidak boleh ada prosedur yang diabaikan atau dilaksanakan hanya sekadar formalitas," kata Alam.
Pelaksanaan inspeksi tersebut menyasar tiga perlintasan sebidang, yakni JPL 211, JPL 214, dan JPL 215 di antara Stasiun Rejotangan dan Stasiun Blitar.
Pemeriksaan meliputi kondisi sarana dan prasarana perlintasan, kelengkapan peralatan pengamanan, penerapan standar keselamatan, serta kesiapsiagaan penjaga perlintasan sebidang yang bertugas pada malam hari.
Dalam inspeksi tersebut, manajemen juga melakukan pemeriksaan bebas alkohol terhadap petugas.
Selain itu, manajemen KAI juga memberikan pengarahan kepada petugas agar menjaga kedisiplinan, meningkatkan kewaspadaan, dan menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur.
Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan budaya 5R, yakni ringkas, rapi, resik, rawat, dan rajin, di seluruh lingkungan kerja KAI Daop 7 Madiun.
Menurut dia, penerapan budaya tersebut tidak hanya berkaitan dengan kebersihan dan kerapian lingkungan kerja, tetapi juga kedisiplinan, efisiensi, serta kepekaan petugas terhadap potensi bahaya.
Usai inspeksi, Daop 7 Madiun melakukan pengecekan stasiun pada lintas Blitar-Kediri untuk memastikan unit pelaksana teknis menerapkan SOP secara konsisten serta memastikan fasilitas pelayanan pelanggan berfungsi dengan baik dan memenuhi standar pelayanan minimum (SPM).
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan inspeksi langsung diperlukan untuk mengetahui kondisi di lapangan sekaligus mengevaluasi penerapan prosedur operasional dan kesiapan fasilitas pendukung keselamatan maupun pelayanan.
"Melalui pengecekan langsung, kami dapat melihat kondisi di lapangan, mengevaluasi penerapan prosedur, sekaligus memastikan kesiapan petugas dan fasilitas pendukung keselamatan maupun pelayanan pelanggan," ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan dari perlintasan sebidang hingga stasiun menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencegah potensi risiko dan meningkatkan keandalan operasional kereta api.
KAI Daop 7 Madiun menyatakan akan melanjutkan pengawasan dan evaluasi secara berkala guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api serta memastikan pelayanan kepada pelanggan berjalan sesuai ketentuan.
Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.