Concacaf prihatin proposal baru FIFA tak sesuai dengan proses semestinya - ANTARA News Megapolitan

Jakarta (ANTARA) - Konfederasi sepak bola wilayah Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia atau Concacaf menyatakan keprihatinan terhadap proposal baru FIFA terkait pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) karena tidak sesuai dengan proses yang semestinya.

"Para anggota (Concacaf) menyatakan keprihatinan mendalam tentang kurangnya proses yang semestinya terkait proposal tersebut, tenggat waktu yang terlalu singkat yang diberlakukan secara artifisial, dan tidak adanya peninjauan atau persetujuan oleh badan tata kelola FIFA yang relevan," demikian pernyataan Concacaf dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Setelah mengetahui adanya proposal FFE yang memuat rencana pembuatan saham turnamen Piala Dunia kepada pihak swasta, Concacaf bergerak mengadakan pertemuan para presiden dari 41 asosiasi anggota dan anggota dewan FIFA.

Concacaf menyatakan bahwa kebutuhan akan investasi ekuitas swasta untuk mendanai program FIFA Forward yang baru dan yang sudah ada setelah Piala Dunia FIFA yang paling menguntungkan dalam sejarah juga dipertanyakan.

Diskusi bersama itu juga memperkuat perlunya transparansi yang lebih besar dan tata kelola yang baik. Oleh karena itu, Concacaf dan ke-41 anggotanya menolak proposal baru FIFA tersebut.

Concacaf pun menugaskan anggota dewan FIFA mereka untuk berinteraksi dengan FIFA guna menentukan bagaimana cadangan FIFA yang sangat besar dapat digunakan untuk meningkatkan pendanaan FIFA Forward untuk pengembangan sepak bola di seluruh wilayah.

Selain itu, memberikan tugas kepada anggota dewan FIFA untuk menginstruksikan Presiden FIFA agar memastikan bahwa setiap masalah mengikuti proses tata kelola yang semestinya melalui staf dan Dewan FIFA, sesuai dengan Statuta FIFA.

Melalui tindakan-tindakan itu, Concacaf menegaskan kembali bahwa masa depan sepak bola dan aset terbesarnya harus tetap berada di tangan keluarga sepak bola.

Concacaf menambahkan bahwa konfederasi itu yang dipersatukan oleh kecintaan pada olahraga sepak bola yang menjadi prioritas utama. Dipandu oleh filosofi itu, selama sepuluh tahun terakhir, Concacaf telah membangun, dari nol, sebuah organisasi yang didasarkan pada pelayanan, tata kelola yang transparan, dan pengelolaan sepak bola jangka panjang.

"Sejarah telah menunjukkan kepada FIFA dan keluarga sepak bola apa yang terjadi ketika para penjaga permainan kehilangan pandangan terhadap nilai-nilai tersebut," demikian Concacaf.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.