Coach Justin Kritik Keras Taktik John Herdman: Formasi 3 Bek Bikin Timnas Indonesia Tak Seimbang
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:48 WIB
VIVA – Pengamat sepak bola nasional, Coach Justin, menyampaikan kritik tajam setelah Timnas Indonesia dipastikan gagal melaju ke semifinal sekaligus mengubur ambisi menjuarai Piala AFF 2026.
Baca Juga
Skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga Grup A dengan koleksi tujuh poin dari empat pertandingan. Vietnam keluar sebagai juara grup dengan 10 poin, sedangkan Singapura mengamankan posisi runner-up dengan delapan poin dan berhak melaju ke semifinal.
Baca Juga
Singapura Vs Timnas Indonesia
Photo :
- fas.org.sg
Kegagalan ini juga menjadi catatan mengecewakan karena untuk kali kedua secara beruntun Timnas Indonesia tidak mampu mencapai babak semifinal.
Baca Juga
Coach Justin menyoroti keputusan pelatih John Herdman yang kembali menggunakan formasi tiga bek. Menurutnya, skema tersebut justru membuat permainan Indonesia tidak seimbang dan terlalu berorientasi pada pertahanan.
"Berkali-kali gua bilang dan akan gua tetap bilang, gua benci lihat tim yang main dengan tiga bek. Karena untuk gue, kalau lu bermain tiga bek, lu tidak percaya dengan pemain lu, fokus ke defence,"
"Dan defence itu, attack itu best defence, itu filosofinya, lu haru menyerang, bukan grandel di belakang lah," tuturnya.
Menurut Coach Justin, formasi tiga bek membutuhkan kualitas pemain yang sangat tinggi agar dapat berjalan optimal. Ia bahkan membandingkannya dengan tim-tim elite Eropa.
Ia menilai sejumlah tim yang menggunakan tiga bek di level Piala Dunia juga pernah mengalami kesulitan ketika menghadapi tim dengan empat bek.
"Kecuali pemain lu hebat semua, pemain selevel Barcelona, Man City, Liverpool, lu main ibarat 3-4 bek juga sering miss juga, tapi mereka masih bisa, Bukan kualitas pemain kita," ujarnya.
Soroti Lini Tengah dan Pertahanan
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Coach Justin kemudian berkaca pada kekalahan telak Indonesia dari Vietnam. Menurutnya, kepadatan pemain di lini tengah justru tidak mampu mencegah Vietnam mengeksploitasi celah pertahanan Indonesia.
"Kelihatan kan lawan Vietnam, di tengah mungkin lebih penuh karena kena trough pass dua kali dan jebol. Mereka kalah speed, kalah positioning," tuturnya.
Halaman Selanjutnya
Ia juga menyoroti koordinasi antara pemain belakang dan penjaga gawang dalam proses terjadinya gol.