China Disebut Resmi Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, FIFA Langsung Cari Penggantinya

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:29 WIB

VIVA – China disebut telah resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) langsung mencari penggantinya.

Baca Juga

Rencana FIFA untuk menggelar FIFA ASEAN Cup pertama pada tahun ini terganggu. Federasi Sepak Bola China (CFA) disebut telah secara resmi mengundurkan diri dari turnamen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FIFA telah mengumumkan rencana penyelenggaraan turnamen ini sejak akhir tahun 2025 lalu. Tim-tim Asia Tenggara dipastikan bakal tampil, namun ada beberapa negara yang diundang.

Baca Juga

Kabar yang beredar sebelumnya, negara-negara dari luar Asia Tenggara mendapatkan undangan dari AFF. China merupakan salah satu di antaranya, namun kabar dari ASEAN Football mengatakan bahwa CFA telah mengajukan pengunduran diri.

“China mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. China telah resmi memutuskan untuk tidak berpartisipasi di turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar September ini,” demikian cuitan dari ASEAN Football di media sosial X, @theaseanball.

Baca Juga

Namun, FIFA tidak akan membiarkan kekosongan dalam jatah yang ditinggalkan China. Sehingga, mereka berupaya untuk menemukan negara pengganti yang bisa diundang ke turnamen ini.

“FIFA kini secara aktif mengundang negara non-ASEAN untuk menggantikan China di turnamen,” demikian tambahan laporan tersebut.

Belum diketahui mengenai negara tambahan yang akan diundang tersebut. Namun, sebelumnya, India dan Hong Kong diharapkan mengikuti turnamen ini sebagai dua dari tiga tim undangan.

Jadi, pengganti China bukanlah kedua negara tersebut. Untuk saat ini, negara-negara yang paling mungkin diundang adalah mereka yang berasal dari Asia.

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan untuk digelar selama periode internasional pada September hingga Oktober mendatang. Ada empat laga yang bisa dilakoni oleh masing-masing negara dalam jeda internasional tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turnamen sendiri kabarnya akan dibagi menjadi dua divisi, dengan Timnas Indonesia diharapkan berada di divisi pertama. Ada delapan negara yang diharapkan ikut serta, dengan kedelapan tim tersebut dibagi dalam dua grup.

Masing-masing grup di divisi pertama akan berisikan empat tim. Setiap tim bermain tiga kali dan setiap juara grup akan tampil di laga final.

Halaman Selanjutnya

Sedangkan kasta kedua akan berisikan total enam tim. Di akhir turnamen, tim dengan posisi terbawah di divisi pertama akan terdegradasi, selagi tim teratas dari divisi kedua akan mendapatkan promosi. (rda)