◐

Cerita dari Pesisir Karawang, Ketika Listrik Mengubah Malam Keluarga Ono dan Diana

Lukman Nur Hakim Akurat.co

| 17 Oktober 2026, 16:19 WIB

Cerita dari Pesisir Karawang, Ketika Listrik Mengubah Malam Keluarga Ono dan Diana

Ono Taryono dan Diana, pasangan suami istri yang tinggal di Kampung Muara Baru, Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang. - Akurat.co/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO Ketersediaan listrik menjadi salah satu penopang aktivitas masyarakat, mulai dari memenuhi kebutuhan rumah tangga hingga mendukung kegiatan belajar anak.

Namun, di tengah pasokan listrik yang memadai, masih ada keluarga yang belum memiliki sambungan listrik sendiri dan harus bergantung pada aliran listrik dari rumah tetangga.

Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pemerataan akses listrik di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Karawang.

Untuk menjangkau rumah tangga yang belum memiliki sambungan listrik, pemerintah menghadirkan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang membantu masyarakat memperoleh akses listrik secara mandiri.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Layani Pembayaran Listrik, PLN Catat 5.000 Transaksi

BPBL sendiri merupakan program bantuan pemasangan listrik gratis dari Pemerintah melalui Kementerian ESDM bekerja sama dengan PT PLN (Persero) untuk masyarakat prasejahtera

Di Kabupaten Karawang, realisasi BPBL pada 2025 mencapai 915 rumah tangga. Dari jumlah tersebut, 23 rumah tangga berada di Kecamatan Cilamaya Wetan dan 95 rumah tangga di Kecamatan Cilamaya Kulon.

Pada 2026, target BPBL di Karawang ditetapkan sebanyak 683 rumah tangga. Berdasarkan data progres program, sebanyak 299 rumah tangga telah menikmati listrik, 360 rumah tangga telah terpasang instalasinya dan menunggu penyalaan, sedangkan 24 rumah tangga masih dalam tahap pemasangan instalasi.

Khusus di Kecamatan Cilamaya Wetan, target bantuan pada 2026 mencapai 52 rumah tangga. Sebanyak tujuh rumah tangga telah menyala, 41 rumah tangga menunggu penyalaan setelah instalasi terpasang, dan empat rumah tangga masih dalam proses pemasangan.

Secara keseluruhan, realisasi BPBL di Jawa Barat pada 2025 mencapai 15.831 rumah tangga penerima manfaat. Pada 2026, program ini menargetkan 25.000 rumah tangga, dengan progres 12.327 rumah tangga telah menyala, 9.379 rumah tangga menunggu penyalaan, dan 3.294 rumah tangga masih dalam proses instalasi.

Pemerintah merencanakan peningkatan target BPBL di Jawa Barat menjadi 30.000 rumah tangga pada 2027.