Cegah stunting, Pemkab Aceh Barat tingkatkan edukasi dan pendampingan keluarga - ANTARA News Aceh
Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berupaya meningkatkan edukasi dan pendampingan keluarga kurang mampu sebagai guna menekan angka stunting di daerah setempat.
"Harapan dari pemerintah daerah tentunya Aceh Barat ingin zero stunting. Kami fokusnya lebih ke program penjaringan keluarga berisiko stunting dan edukasi pencegahan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Barat, Mulyani di Meulaboh, Selasa.
Hal ini ia sampaikan seusai menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Aceh Barat tahun 2026 di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Barat
Mulyani mengatakan rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk menyusun langkah-langkah strategis lintas instansi agar penanganan stunting dapat berjalan lebih maksimal dan terintegrasi.
Ia menjelaskan DP3AKB Kabupaten Aceh Barat fokus pada upaya pencegahan dan penjaringan terhadap keluarga yang berpotensi memiliki risiko stunting.
Sementara untuk intervensi medis anak yang sudah stunting, seperti pemberian Makanan Pendamping ASI (Pemberian Makanan Tambahan/PMT), hal itu menjadi ranah tugas Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Barat.
Dalam menjalankan program pencegahan dan penurunan angka stunting, pihaknya telah merekrut Tim Pendamping Keluarga (TPK) sesuai arahan dari Kemendukbangga (BKKBN).
Tim ini terdiri dari tiga unsur utama di tingkat desa, yaitu bidan desa/Puskesmas, pengurus PKK desa, serta kader Keluarga Berencana (KB).
Ketiga unsur TPK ini yang turun langsung ke lapangan untuk menyaring, mendampingi, serta memberikan edukasi mengenai pola perilaku dan nutrisi bagi keluarga berisiko.
"Data pendataan by name by address (sesuai nama dan alamat) juga dipantau secara berkala melalui aplikasi khusus berdasarkan tingkatan kesejahteraan keluarga," tambah Mulyani.
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI), angka prevalensi stunting di Kabupaten Aceh Barat tercatat mengalami penurunan dan saat ini berada di angka 25,6 persen.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menekan angka tersebut melalui pendampingan berkelanjutan di seluruh lini masyarakat.
Dalam rapat yang turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil selaku Ketua TPPS, turut memaparkan bagaimana masing-masing dinas dapat meningkatkan koordinasi menyangkut program penurunan stunting yang dijalankan.
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.