Cara Mengenali Orang Berempati Tinggi dari Kebiasaan Main Medsos

Rini Apriliani | Beautynesia

Rabu, 05 Aug 2026 22:00 WIB

3 Cara Mengenali Orang Berempati Tinggi dari Kebiasaan Main Medsos

Cara mengenali orang berempati tinggi/Foto: Magnific.com/tirachardz

Orang berempati tinggi tidak sekadar baik dengan orang-orang yang ditemuinya secara langsung. Kebaikan dan kepeduliannya mereka tetap dipertahankan di dunia digital.

Cara mereka menggunakan media sosial tetap mengedepankan sikap ramah, baik hati, tulus, dan penuh perhatian kepada orang lain. Mereka tidak mudah menuduh orang lain secara sepihak, apalagi langsung melontarkan kalimat buruk yang bisa merusak harga diri atau kepercayaan diri seseorang.

Lantas, bagaimana cara mengenali orang berempati tinggi dari kebiasaan main medsosnya? Yuk, simak!

1. Mencari Tahu Sebelum Ikut Berkomentar

Orang berempati memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan cenderung positif. Mereka tidak tertarik mencari tahu mempelajari ilmu pengetahuan, tetapi juga suka mempelajari tentang orang lain.

Ilustrasi medsos/Foto: Magnific.com

Orang berempati memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan cenderung positif. Mereka tidak tertarik mencari tahu mempelajari ilmu pengetahuan, tetapi juga suka mempelajari tentang orang lain.

Mereka dapat mendengarkan secara aktif dan penuh perhatian. Dalam kebiasaannya bermain medsos, mereka cenderung akan mencari tahu konteks masalah atau latar belakang seseorang dengan membuka laman profilnya.

Dengan rasa ingin tahu yang tinggi, mereka berusaha mencari konteks utuh dan mempelajari faktor pendukung yang bisa menyebabkan masalah atau tindakan orang tersebut. Mereka mencari tahu secara lengkap sebelum menuliskan komentarnya.

2. Tidak Langsung Menghakimi Orang

Tanda orang berempati adalah mereka dapat turut merasakan apa yang dirasakan orang lain. Oleh karena itu, mereka tidak akan langsung menghakimi, karena mereka memosisikan dirinya sebagai orang tersebut.

Ilustrasi main medsos/Foto: Magnific.com/cookie_studio

Tanda orang berempati adalah mereka dapat turut merasakan apa yang dirasakan orang lain. Oleh karena itu, mereka tidak akan langsung menghakimi, karena mereka memosisikan dirinya sebagai orang tersebut.

Sebelum ikut berkomentar, terutama dalam obrolan yang memicu konflik, orang berempati akan berpikir terlebih dahulu, “Bagaimana jika aku ada di posisi tersebut?”

Mereka tidak akan ikut dalam drama apalagi menyerang secara personal. Jika ingin memberikan kritik, mereka akan menuliskannya dengan sopan, ramah, dan tanpa merendahkan orang lain.

3. Menunjukkan Kepeduliannya

cara mengenali orang berempati dari kebiasaan bermain media sosial adalah mereka suka memberikan rasa pedulinya. Yap, alih-alih melontarkan kalimat buruk pada orang bermasalah atau yang sedang berbagi cerita sedih, mereka akan menunjukkan rasa empatinya.

Ilustrasi main medsos/Foto: Magnific.com/lifeforstock

Terakhir, cara mengenali orang berempati dari kebiasaan bermain media sosial adalah mereka suka memberikan rasa pedulinya. Yap, alih-alih melontarkan kalimat buruk pada orang bermasalah atau yang sedang berbagi cerita sedih, mereka akan menunjukkan rasa empatinya.

Mereka akan menuliskan komentar seperti, “Bagaimana perasaanmu saat ini?”, “Aku tahu ini sulit”, atau “Kamu boleh merasa seperti itu kok.” Mereka tidak berusaha mengubah atau mengabaikan perasaan orang lain, tetapi orang berempati akan mencoba memahami dan menunjukkan kepeduliannya.

Bahkan, orang yang berempati juga bisa mengirim DM untuk menawarkan bantuannya. Kehadirannya di media sosial tetap merangkul secara online dan nyata.

Beauties, itu dia cara mengenali orang berempati tinggi dari kebiasaan main medsosnya. Bagaimana menurutmu?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

Pilihan Redaksi

(ria/ria)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.