Bupati Gorontalo Utara: Gerakan tanam durian sebagai investasi ekonomi - ANTARA News Gorontalo

Gorontalo (ANTARA) - Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu mengatakan menanam empat jenis bibit pohon durian di Desa Cempaka Putih, Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, sebagai bagian dari gerakan menanam atau Mopomulo sebagai investasi masa depan untuk ekonomi daerah.

"Saya, kepala dinas, kepala desa, kepala sekolah dan para murid Sekolah Dasar Negeri 10 Desa Cempaka Putih ini, melakukan penanaman bibit pohon durian. Kami melaksanakan gerakan menanam satu orang 10 pohon atau One Man Ten Tree di wilayah ini," kata Thariq di Gorontalo Utara, Kamis.

Desa Cempaka Putih adalah desa paling ujung di kabupaten tersebut, yang ada di wilayah bagian barat berbatasan dengan Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah.

Ia mengatakan gerakan menanam pohon buah diharapkan menjadi bentuk nyata investasi masa depan ekonomi dan lingkungan.

"Hari ini empat jenis bibit pohon durian, di antaranya durian Musa King kami tanam, Bismillah semoga nanti bisa tumbuh subur dan berbuah lebat," katanya.

Kegiatan gerakan menanam pohon satu orang sepuluh pohon dilakukan di seluruh wilayah kecamatan, setelah sebelumnya menjadi gerakan masif di pusat ibu kota kabupaten di Kecamatan Kwandang, yang digerakkan bupati dan wakil bupati, melibatkan DPRD setempat, serta seluruh aparatur pemerintah daerah.​​​​​​​

Menurut dia, khusus buah durian dari Tolinggula sudah memiliki pasar lokal bahkan Nusantara. Sehingga melalui gerakan menanam di wilayah itu, diharapkan menjadi masa depan ekonomi yang cerah bagi masyarakat setempat.

Thariq pun sengaja mengajak para siswa sekolah dasar, sebagai bentuk upaya pemerintah daerah dalam membangkitkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan hijau sejak dini.

Anak-anak tidak hanya diperkenalkan secara teori tentang gerakan menanam ini di sekolah, namun diajak pula terlibat langsung untuk menanam bibit pohon.

"Khusus di wilayah Desa Cempaka Putih Kecamatan Tolinggula ini, bibit durian sangat cocok dan seperti yang telah ada, durian akan tumbuh subur di tempat ini yang identik dengan kesejukan dan keindahan alamnya," kata Thariq.

Ia pun mengajak masyarakat untuk menanam pohon durian sebab prospek ekonominya sangat menjanjikan.

Saat musim berbuah, masyarakat biasanya menjual durian "sepohon-pohonnya". Biasanya pembeli akan datang langsung dan membeli seharga satu pohon atau seberapa banyak buah yang dipanen.

Harganya mencapai jutaan rupiah, menurut dia. Sehingga pasti menjadi salah satu sumber penghasilan yang sangat menjanjikan.

Rasa yang enak dan khas dari durian Tolinggula, membuat raja buah tersebut cukup laris di pasaran.

"Saya mendorong masyarakat untuk rajin menanam pohon durian maupun buah-buah lainnya yang potensial memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Selain itu, menanam pohon pun pasti akan menyelamatkan lingkungan sampai nanti diwariskan ke generasi berikutnya," kata Thariq.

Pewarta: Susanti Sako
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.