Bupati Gianyar raih Bintang Legiun Veteran saat HUT ke-81 RI - ANTARA News Bali
Gianyar, Bali (ANTARA) - Bupati Gianyar I Made Mahayastra meraih penghargaan Bintang Legiun Veteran dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Bali karena dinilai berkontribusi terhadap kemajuan organisasi tersebut bertepatan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Banyak bangsa yang mampu menghargai tokoh-tokohnya, itu menandai bangsa yang besar,” kata Ketua LVRI Provinsi Bali I Gusti Bagus Saputera di sela peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Balai Budaya Gianyar, Bali, Senin.
Ia menjelaskan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa, kontribusi, serta dukungannya terhadap kemajuan organisasi LVRI dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Ia berharap penghargaan tersebut semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan.
Ketua LVRI Bali menambahkan saat ini terdapat sekitar 1.352 orang veteran di Pulau Dewata yang memiliki peran dan pengabdian serta semangat juang.
Sementara itu, Bupati Gianyar menilai penghargaan itu menjadi pengingat akan besarnya jasa para veteran dan pahlawan yang telah berjuang hingga Indonesia meraih kemerdekaan.
Menurut dia, saat ini perjuangan mengisi kemerdekaan diwujudkan melalui upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk mengatasi kemiskinan dan kebodohan.
Pemkab Gianyar terus mendorong pemberian beasiswa agar anak-anak Gianyar memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik dan mampu bersaing.
"Bagaimana kami mengatasi kemiskinan, bagaimana mengatasi kebodohan. Itulah perjuangan sekarang dalam mengisi kemerdekaan,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Gianyar berupaya memberikan perhatian dan penghormatan kepada para veteran yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.
Penghormatan tersebut, kata dia, tidak cukup hanya dalam bentuk seremonial, tetapi juga diwujudkan dengan memastikan para veteran mendapatkan perhatian dan kehidupan yang layak.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.