Bupati Bogor utamakan pembenahan IPAL perusahaan dalam tangani pencemaran Sungai Cileungsi - ANTARA News Megapolitan

Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengutamakan pembenahan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) perusahaan dalam menangani dugaan pencemaran Sungai Cileungsi, tanpa menghentikan kegiatan operasional pabrik.

"Kami tidak melakukan penyegelan atau penutupan operasional pabrik-pabrik yang ada. Yang kami tutup adalah beberapa saluran air limbah yang melewati batas baku mutu air yang kita duga mencemari Sungai Cileungsi," kata Rudy usai menyusuri Sungai Cileungsi, Sabtu.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bogor tetap mendukung kegiatan dunia usaha agar perekonomian berjalan, tetapi perusahaan harus memenuhi ketentuan pengelolaan lingkungan.

"Kami menunggu, apabila butuh pendampingan kami akan dampingi untuk melakukan perbaikan di tata kelola instalasi pengolahan air limbahnya," ujar Rudy.

Ia mengatakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor telah menyiapkan tim untuk memberikan pendampingan tanpa biaya kepada perusahaan dalam melakukan perbaikan pengelolaan air limbah.

Pendekatan pembenahan juga ditempuh karena kewenangan terhadap perusahaan di kawasan tersebut berbeda-beda. Sebagian perusahaan berskala nasional dan multinasional memiliki perizinan yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Karena itu, Pemkab Bogor akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup maupun kementerian terkait apabila diperlukan langkah lanjutan setelah masa pembenahan tersebut.

"Yang paling utama adalah ayo kita benahi bersama-sama agar Sungai Cileungsi kembali bersih, kebermanfaatannya bisa berdampak positif buat seluruh masyarakat dan beberapa kabupaten kota yang membutuhkan air dari Sungai Cileungsi," katanya.

Pemkab Bogor juga melanjutkan pengawasan di sepanjang sungai bersama sejumlah unsur, termasuk DLH, Satpol PP, pegiat lingkungan, serta berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Rudy berharap pembenahan tersebut dapat menjaga kualitas Sungai Cileungsi sekaligus memastikan kegiatan ekonomi tetap berlangsung tanpa merugikan masyarakat.

"Pemerintah Kabupaten Bogor siap mendampingi, siap memfasilitasi, dan kami ingin ekonomi tetap bergerak hidup dan tidak ada masyarakat satu pun yang dirugikan," ujar Rudy.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.