Bulog Yogyakarta memantau penyaluran bantuan pangan di Banyumas
Bulog Yogyakarta memantau penyaluran bantuan pangan di Banyumas
Jumat, 28 Agustus 2026 16:09 WIB
Pemantauan penyaluran bantuan pangan periode Juli-September yang dilakukan Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta bersama Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas di Desa Banteran, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (28/8/2026). ANTARA/HO-Bulog Banyumas
Purwokerto (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta memantau langsung penyaluran bantuan pangan alokasi Juli-September 2026 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, untuk memastikan bantuan pemerintah diterima penerima manfaat dan distribusinya berjalan sesuai ketentuan.
"Kami ingin memastikan bahwa penyaluran bantuan pangan berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Pemimpin Perum Bulog Kanwil Yogyakarta Dedi Aprilyadi yang didampingi Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat.
Pemantauan tersebut dilakukan Pemimpin Perum Bulog Kanwil Yogyakarta Dedi Aprilyadi bersama jajaran Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas di Desa Banteran dan Desa Rawaheng, Kecamatan Wangon.
Secara keseluruhan, alokasi bantuan pangan untuk Kecamatan Wangon mencapai 383.370 kilogram yang diperuntukkan bagi 12.779 penerima bantuan pangan (PBP).
Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas Prawoko Setyo Aji mengatakan penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Banyumas sejauh ini berlangsung tanpa kendala berarti.
Hingga Jumat ini, kata dia, Bulog Banyumas telah menyalurkan sebanyak 1.660.560 kilogram beras kepada 55.352 PBP di Kabupaten Banyumas.
Sementara, total pagu bantuan pangan periode Juli-September 2026 mencapai 8.507.700 kilogram yang dialokasikan untuk 283.590 PBP.
"Bantuan pangan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok," katanya.
Menurut dia, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan beras sebagai salah satu bahan pangan utama.
Ia menegaskan penerima bantuan merupakan masyarakat yang telah terdata sesuai ketentuan pemerintah sehingga bantuan tidak diberikan secara umum.
Selain memantau penyaluran bantuan pangan, kata dia, jajaran Bulog Kanwil Yogyakarta dan Bulog Cabang Banyumas juga melakukan pemantauan terhadap mitra pengolahan beras di UD Subur Mulia Putri, Kecamatan Wangon.
Pemantauan meliputi kondisi bahan baku, proses produksi, serta fasilitas dan mesin pengolahan yang digunakan. Jajaran Bulog juga berdialog dengan pengelola dan pekerja untuk mengetahui proses produksi serta kendala yang dihadapi.
Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi kinerja mitra dalam mendukung pengolahan dan penyediaan beras sekaligus menjaga kualitas serta ketersediaan stok pangan di wilayah Banyumas dan sekitarnya.
Penyaluran bantuan pangan selanjutnya dilakukan secara bertahap di wilayah kerja Bulog Banyumas yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara.
Ia mengharapkan distribusi berjalan lancar sehingga bantuan diterima masyarakat sesuai jumlah dan periode yang telah ditetapkan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bantuan pangan digunakan sesuai peruntukannya dan tidak diperjualbelikan.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.