BSI hadirkan pembiayaan terjangkau dukung tren generasi muda - ANTARA News Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan solusi pembiayaan kendaraan yang terjangkau, mudah diakses, dan sesuai prinsip syariah melalui produk BSI OTO, termasuk untuk Kendaraan Berwawasan Lingkungan (KBL) guna mendukung tren penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) terus meningkat, khususnya di kalangan generasi muda.
Pembiayaan kendaraan listrik menjadi salah satu bentuk komitmen BSI dalam mendukung penguatan industri otomotif nasional sekaligus mendorong percepatan transisi menuju ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.
“Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap EV, BSI terus memperluas akses pembiayaan syariah agar semakin banyak nasabah, khususnya generasi muda, dapat memiliki kendaraan impian dengan skema yang transparan dan memberikan kepastian dalam pengelolaan keuangan dengan angsuran yang tetap tiap bulan,” kata Direktur Retail Banking Bank BSI, Kemas Erwan Husainy dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Rabu.
Ia menyebutkan, hingga Juli 2026, outstanding pembiayaan BSI OTO mencapai sekitar Rp6,75 triliun atau tumbuh 11,34 persen secara tahunan (year on year). Pertumbuhan positif tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pembiayaan kendaraan berbasis syariah, meskipun di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
Sementara itu, pembiayaan kendaraan listrik di BSI meningkat 66 persen. Capaian tersebut memperlihatkan semakin besarnya ketertarikan masyarakat terhadap kendaraan listrik sebagai alternatif mobilitas masa depan yang efisien dan berkelanjutan.
BSI melihat bahwa peningkatan minat terhadap EV tidak hanya didorong oleh faktor teknologi dan efisiensi biaya operasional, tetapi juga oleh perubahan gaya hidup generasi muda yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan.
Oleh karena itu, BSI berkomitmen untuk terus menghadirkan pembiayaan yang kompetitif, mudah diakses, dan sejalan dengan nilai-nilai syariah guna mendukung pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional.
"Pertumbuhan pembiayaan BSI OTO juga menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan pribadi tetap kuat. Namun kini, keputusan pembelian semakin disertai pertimbangan yang matang, termasuk dalam memilih skema pembiayaan yang aman, transparan, dan sesuai prinsip syariah,” katanya.
Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.