BrownDust 2 Kena Masalah Lagi Soal Konten Terlalu Mesum, Kali Ini dengan Badan Sensor Korea Selatan

BrownDust 2 Korea Selatan

BrownDust 2 Korea Selatan – Ketika kita membicarakan game BrownDust 2, pasti tidak lepas dengan topik mengenai betapa mesum game tersebut. Game buatan developer GAMFS N tersebut selalu membuat komunitas Player pria yang memainkannya selalu terfokus pada konten fanservice yang ada di dalam game ini.

Karena konten mesum yang dihadirkan, tidak heran jika game tersebut sudah pernah mengalami masalah dengan badan sensor di Korea Selatan. Ada sebuah laporan kalau developer GAMFS N kena masalah lagi dengan badan tersebut. Waduh, lagi?

BrownDust 2
Seperti apa kronologi kejadiannya?

Melalui channel Youtube resminya, tim developer GAMFS N melangsungkan live broadcast secara mendadak pada 28 Juli 2026. Pada live broadcast mendadak tersebut, developer memberikan beberapa pengumuman penting, terlebih terhadap konten mesum di game BrownDust 2.

Jun-hee Lee selaku Game Director mengumumkan bahwa game BrownDust 2 untuk versi domestik alias di Korea akan terkena sensor dan juga pembatasan pada konten tertentu yang dimulai pada 30 Juli 2026.

Berdasarkan penjelasan dari Game Director, konten yang kena sensor tersebut berfokus pada 2 skin game, yaitu Palette’s Shattered Dream dan Olivier’s Retired Legend. Kedua skin tersebut akan mengalami modifikasi sesuai dengan aturan hukum dan juga peringatan dari pihak badan sensor di Korea Selatan. Selain itu game tersebut akan memiliki versi yang terpisah untuk pasar domestik kedepannya.

BrownDust 2 Korea Selatan
Skin yang terlalu mesum membuat badan sensor di Korea Selatan turun tangan

Tidak sampai disitu saja, ternyata skin seperti Olivier’s Retired Legend akan mengalami penambahan sensor, terlebih ketika animasi yang menunjukkan dia menarik senjatanya dari *ehem* pantatnya.

Berdasarkan penjelasan dari Jun-hee Lee, alasan penambahan sensor pada skin tersebut karena penggambaran bagian tubuh sensitif, cairan dari tubuh bagian tersebut, dan juga aksi yang terlalu provokatif. Hal ini menjadi penyebab pihak badan sensor di Korea Selatan menganggap game tersebut sudah melanggar aturan meski gamenya sendiri sudah masuk dalam kategori rating umur di atas 19 tahun di sana.

BrownDust 2
BrownDust 2

Dari kejadian tersebut, developer GAMFS N telah mengalami masalah seperti ini untuk kedua kalinya perihal konten gamenya yang terlalu mesum. Sebelumnya mereka mengalami hal yang serupa ketika menghadapi aturan hukum di Jerman dimana berakhir dengan developer mengikuti dan merilis versi khusus dengan banyak sensor.

Sementara itu untuk game BrownDust 2 di Korea akan dibuat berdasarkan aturan hukum dari badan sensor di Korea Selatan. Masalah seperti ini diketahui tidak berpengaruh untuk versi di negara lain karena kontennya akan tetap dipertahankan dengan kostum atau skin tanpa disensor.

Itulah informasi mengenai bagaimana game BrownDust 2 kena masalah lagi soal kontennya yang terlalu mesum dimana kali ini developer harus menghadapi badan sensor di Korea Selatan. Bagaimana menurut kalian dengan informasi ini?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait BrownDust atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Muhammad Faisal

"Editor dan Veteran Game Gacha di Gamebrott." Ia adalah seorang Gamer yang telah aktif mengamati dan menganalisis perkembangan game gacha selama lebih dari satu dekade sejak tahun 2013, memberikannya pemahaman mendalam tentang tren pasar dan mekanika game berdasarkan pengalaman pribadi. Pengalamannya yang luas terhadap game genre JRPG, memiliki minat yang kuat terhadap game JRPG, bahkan yang sering dianggap underrated, seperti Trails Series. Berfokus pada analisis mendalam mengenai isu-isu yang sedang hangat, tren up-to-date, serta insight mendasar yang menjadi perbincangan utama di komunitas Gamer secara luas.