Brimob Polda Metro evakuasi korban kecelakaan di jalur busway Jakut
Jakarta (ANTARA) - Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Utara mengevakuasi korban kecelakaan tunggal di jalur busway Jalan Yos Sudarso, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu dini hari.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto menjelaskan korban ditemukan saat petugas gabungan menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi tawuran, balap liar dan tindak pidana jalanan.
"Petugas di lokasi langsung mengamankan area dan membawa korban tanpa identitas tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja untuk mendapatkan penanganan medis," kata Henik dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Henik menjelaskan patroli malam hari terus digencarkan secara rutin sebagai langkah preventif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memastikan respons cepat di lapangan.
"Patroli merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan sekaligus memberikan respons cepat ketika masyarakat membutuhkan pertolongan," ujar Henik.

Usai penanganan kecelakaan, petugas melanjutkan penyisiran ke sejumlah lokasi rawan, antara lain Jalan Plumpang Semper, Jalan Danau Sunter, Jalan Cibanteng, Jalan Cipeucang, Jalan Pinang, Jalan Raya Cilincing, Jalan Akses Marunda, hingga kawasan Banjir Kanal Timur (BKT).
"Hingga kegiatan berakhir menjelang pagi, situasi di seluruh titik patroli terpantau aman dan kondusif," katanya.
Pihak Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas pada malam hingga dini hari, serta segera melaporkan potensi gangguan keamanan melalui Call Center Polri 110.
Baca juga: Pengendara motor tewas terlindas truk di Daan Mogot Jakbar
Baca juga: Tiga orang alami luka akibat tabrakan motor di Senayan
Baca juga: Petugas kepolisian tewas ditabrak truk di Tanjung Priok
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.