BPBD Cianjur distribusikan air bersih ke tujuh desa terdampak kekeringan - ANTARA News Jawa Barat
Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat tujuh desa di Kecamatan Cibinong mengalami kekeringan sehingga dilakukan penanganan cepat melalui pendistribusian air bersih bekerja sama dengan Perumdam dan PMI Cianjur.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cianjur Samudra Wira Purnama di Cianjur, Kamis, mengatakan tujuh desa di Kecamatan Cibinong yang mengalami kesulitan air bersih mulai dari Desa Margaluyu, Hamerang, Batulawang, Pananggapan, Ciburial, Pananggapan, dan Panyindangan, karena sumber mata air dan sumur warga mulai mengering.
"Biasanya warga mendapat sumber air dari sumur gali yang debit airnya terus berkurang, sehingga masyarakat terpaksa menggunakan air sungai yang debitnya juga sudah mulai berkurang sejak satu pekan terakhir," katanya.
Pendistribusian air bersih dengan empat truk tangki dilakukan bersama PMI, Perumdam Cianjur, dan Dinas PUTR Cianjur, guna meringankan beban warga yang terdampak kemarau, karena dilaporkan warga terpaksa menggunakan air sungai dan saluran air yang disaring.
Hal serupa juga dilaporkan warga di Kecamatan Naringgung, Leles, dan Cugenang, di mana warga terpaksa menampung air bersih dari aliran sungai dan air terjun yang masih memiliki debit air cukup melalui pipa paralon dan selang plastik ditampung di sejumlah bak penampungan sebelum disebar ke rumah warga.
Ketika kebutuhan air bersih mengalami krisis di sejumlah wilayah karena sumber yang terpaksa digunakan mengering, pihaknya berkoordinasi dengan berbagai instansi termasuk Perumdam Cianjur, dinas terkait dan BPBD Provinsi Jabar guna mendistribusikan air bersih ke lokasi krisis.
"Kami juga melakukan koordinasi antar-dinas termasuk dengan Perumdam dan Dinas PUTR Cianjur untuk mencari solusi lain termasuk membangun sumur bor di sejumlah wilayah yang sulit dijangkau dengan truk tangki," katanya.
Kepala Markas PMI Cianjur Ajang Fajar Aciana, mengatakan saat ini pihaknya menyiagakan satu unit truk tangki untuk menyuplai air bersih ke wilayah yang membutuhkan sesuai permintaan yang dapat dilakukan melalui desa dan kecamatan selama kemarau.
Sekitar tiga relawan dengan keahlian menyetir truk tangki dan belasan relawan lainnya akan dilibatkan dalam pendistribusian air bersih bekerja sama dengan Perumdam dan BPBD Cianjur selama status siaga darurat kekeringan yang sudah diberlakukan Pemkab Cianjur sejak dua pekan terakhir.
"Kami sudah siagakan satu truk tangki yang siap mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak sesuai permintaan, termasuk belasan relawan sebagai bentuk pelayanan bagi warga yang membutuhkan selama kemarau," katanya.
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.