BNPB tegaskan bantuan gempa di Manggarai Timur disalurkan bertahap
BNPB tegaskan bantuan gempa di Manggarai Timur disalurkan bertahap
Sabtu, 22 Agustus 2026 20:34 WIB
Tangkapan layar - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Kamis (20/8/2026). ANTARA/Tri Meilani Ameliya
Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa bantuan untuk warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), disalurkan secara bertahap.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers yang dipantau di Jakarta, Sabtu, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap karena terdapat tantangan geografis dan keterbatasan moda transportasi.
Hal tersebut disampaikan Berton guna merespons pemberitaan mengenai bantuan yang diterima oleh penanggung jawab (PIC) BNPB di Kabupaten Manggarai Timur tidak sesuai dengan berita acara.
"Adanya pemberitaan di masyarakat di mana PIC BNPB di Kabupaten Manggarai Timur melakukan serah terima jumlah bantuan tidak sesuai dengan berita acara adalah tidak benar. Jumlah bantuan yang pada saat insiden itu hanya sebagian dan masih dalam proses pengiriman yang dilakukan secara bertahap," kata dia.
Berton menjelaskan bahwa pengiriman bantuan untuk warga terdampak gempa merupakan tanggung jawab posko Kabupaten Manggarai Timur.
"PIC kami hadir di Kecamatan Lamba Leda Utara hanya untuk pendampingan dan pemantauan distribusi logistik hingga ke masyarakat terdampak, sedangkan pengiriman barang menjadi tanggung jawab posko Kabupaten Manggarai Timur," ujar dia.
Dalam kesempatan yang sama, Berton menyampaikan bahwa BNPB mengimbau seluruh pihak terkait untuk tetap menjaga koordinasi dalam penanganan warga terdampak bencana, termasuk dalam proses distribusi bantuan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Selain itu, BNPB juga mengingatkan seluruh personel dan relawan yang bertugas di lapangan agar memperhatikan kesehatan dan keselamatan selama menjalankan tugas.
Selain terkait dengan distribusi logistik, kata Berton melanjutkan, pemerintah pun mengapresiasi dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk akademisi dan tenaga medis yang turut memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak.
"Kolaborasi ini menjadi wujud nyata gotong royong dalam memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi," kata dia.
Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026