BMP tolak tindakan anarkis yang dilakukan KNPB di Papua Pegunungan

BMP tolak tindakan anarkis yang dilakukan KNPB di Papua Pegunungan

Senin, 3 Agustus 2026 16:51 WIB

Image Print

BMP menyampaikan pernyataan sikap dalam aksi demo damai di Kota Jayapura, Senin (3/8/2026). ANTARA/Ardiles Leloltery

Jayapura (ANTARA) - Barisan Merah Putih (BMP) menolak tindakan anarkis yang dilakukan kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

"Kami sangat prihatin dengan insiden yang diduga dilakukan oleh KNPB terhadap warga sipil di Kabupaten Yahukimo sehingga hari ini kami melakukan aksi demo damai untuk menyuarakan agar aparat keamanan melakukan tindakan tegas kepada para pelaku," kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat BMP Max Ohee di Jayapura, Senin.

Menurut Ohee, aksi demo damai yang dilaksanakan saat ini merupakan kerja sama dengan masyarakat adat Port Numbay (Kota Jayapura) sebagai upaya bersama dalam menjaga Papua tetap damai.

"Kami mengajak seluruh masyarakat di Papua untuk dalam bulan kemerdekaan RI tahun ini dapat menciptakan situasi keamanan yang kondusif," ujarnya.

Sekretaris Jenderal BMP Ali Kabiyai mengatakan keamanan merupakan faktor penting dalam mendorong pembangunan daerah berjalan dengan aman dan lancar.

"Jika kondisi di Papua tetap aman dan kondusif maka aktivitas ekonomi, investasi, dan pembangunan akan berjalan lebih baik sehingga masyarakat bisa sejahtera," katanya.

Sementara itu, Koordinator Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura Frank R. Tjoe mengatakan pihaknya merasa prihatin dengan situasi keamanan di Tanah Papua khususnya Papua Pegunungan yang hingga kini masih terus terjadi kekerasan terhadap masyarakat sipil.

"Papua merupakan Tanah Injil sehingga kami harus menjaga Tanah Papua tetap damai," katanya.

Dia mengatakan pihaknya terus menyerukan kepada semua pihak untuk senantiasa menjaga Papua aman dan damai serta tidak ada lagi korban jiwa baik dari masyarakat sipil, TNI dan Polri.

Pewarta : Ardiles Leloltery
Editor: Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026