Basarnas perluas pencarian KM Balama GT 27

Basarnas perluas pencarian KM Balama GT 27

Senin, 14 September 2026 12:19 WIB

Image Print

KN SAR Bhisma mengangkut tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian KM Balama GT 27 yang hilang kontak di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (14/9/2026). (ANTARA/HO-Humas Kantor SAR Palu)

Palu (ANTARA) - Basarnas terus berupaya memperkuat operasi SAR dengan memperluas wilayah pencarian KM Balama GT 27, yang hilang kontak pada Sabtu (12/9) di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

"Hari ketiga operasi SAR kami lebih mengintensifkan pencarian kapal motor yang mengangkut tiga penumpang dengan memperluas area pencarian hingga perairan Kabupaten Banggai Laut," kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Palu Muh Rizal di Palu, Senin.

Ia menjelaskan tim SAR gabungan terdiri dari personel Uinit Siaga SAR Banggai Laut, BPBD Banggai Laut, awak KN SAR Bhisma, Syahbandar Luwuk, PMI, pihak pemilik kapal dan masyarakat telah membagi tugas dengan menyisir perairan Banggai Laut.

Guna mempercepat operasi di lapangan, kata dia, Kansar Palu juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Manado, Sulawesi Utara dan Kantor SAR Gorontalo, Provinsi Gorontalo untuk memastikan pencarian para penumpang kapal motor tersebut dan mendukung pelaksanaan operasi.

"Tim juga menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang berada di sekitar area pencarian untuk membantu memantau dan melaporkan apabila menemukan keberadaan korban maupun kapal yang dicari," ujarnya.

Adapun tiga orang berada dalam KM Balama GT 27 atas nama Ismail (Nahkoda), Hasan Usman (awak kapal), dan La alami.

Ia juga mengingatkan tim SAR di lapangan tetap mengedepankan keselamatan kerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas perluas pencarian KM Balama GT 27 di perairan Banggai

Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.