Basarnas: 188 korban KM Virgo dievakuasi hingga hari ke-21
Basarnas: 188 korban KM Virgo dievakuasi hingga hari ke-21
Minggu, 4 Oktober 2026 04:23 WIB
Kepala Basarnas Mohammad Syafii (tengah) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (3/10/2026) malam. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)
Banjarmasin (ANTARA) - Basarnas mengatakan sebanyak 188 korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 telah berhasil dievakuasi tim gabungan hingga hari ke-21 operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Sabtu (3/10), terdiri atas 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia, sementara 55 korban lainnya masih dalam pencarian.
“Masih ada 55 korban yang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8," kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam.
Setelah evaluasi, kata dia, operasi kini diarahkan pada lokasi, kemungkinan jalur hanyut, area permukaan, serta wilayah pesisir yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.
“Fokus operasi pada saat ini bukan lagi pada jumlah kekuatan yang dikerahkan, tetapi bagaimana dapat melakukan reassessment terhadap 55 korban yang masih dalam pencarian,” ujarnya.
Dia menjelaskan evaluasi perkembangan operasi SAR difokuskan pada empat hal utama, yaitu perkembangan korban dan capaian operasi, penyelaman dan risiko keselamatan, serta rekomendasi strategi operasi selanjutnya, seiring pencarian memasuki tahap yang semakin kompleks,” katanya.
Ia menyebut lokasi awal kejadian di Laut Jawa pada Minggu (13/9) berada pada koordinat 4°31’ Lintang Selatan dan 114°2’ Bujur Timur, atau kurang lebih 81 mil laut dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“Perkembangan saat ini menunjukkan bahwa operasi telah memasuki tahap yang semakin kompleks karena area pencarian semakin luas dan metode pencarian harus disesuaikan dengan kondisi tim di lapangan,” kata Syafii.
Pewarta : Tumpal Andani Aritonang
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.