Bappenas: Penguatan SDM jadi fondasi transformasi kawasan transmigrasi - ANTARA News Jambi

Jakarta (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menyatakan penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi transformasi kawasan transmigrasi sekaligus upaya mempercepat pemerataan pembangunan di Indonesia.

“Pembangunan yang berpusat pada manusia (people-centered development) menjadi landasan untuk menyiapkan generasi yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat dan daerah. Ini adalah konsep no one left behindpeople-centered development: pembangunan untuk semua. Pembangunan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Itu yang dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto beserta kabinetnya,” ucapnya dalam keterangan resmi Bappenas di Jakarta, Jumat.

Kepala Bappenas turut menerangkan bahwa paradigma transmigrasi telah mengalami perubahan mendasar.

“Jika sebelumnya lebih berorientasi pada perpindahan penduduk, transmigrasi kini diarahkan sebagai instrumen pembangunan kawasan yang mampu mendorong pemerataan ekonomi, menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap dia saat acara Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026.

Selain itu, Rachmat Pambudy juga menekankan pentingnya transformasi sektor pertanian melalui hilirisasi, inovasi, dan penguatan riset untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah.

Potensi pertanian Indonesia, termasuk kopi dari Papua, dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai komoditas unggulan yang berdaya saing global melalui dukungan riset dan pengembangan.

Sejalan dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, Ekspedisi Patriot disebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan talenta, riset, dan pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung transformasi kawasan transmigrasi.

“Melalui program ini, pemerintah berharap lahir sumber daya manusia yang mampu mengembangkan potensi daerah, memperkuat pembangunan kawasan, serta mendukung terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Rachmat.

Menurut dia, kepemimpinan tak hanya diukur dari kemampuan memimpin diri sendiri, tetapi juga dari komitmen untuk menggerakkan perubahan dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Lebih lanjut, Menteri PPN mengajak peserta Ekspedisi Patriot mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Sebanyak 1.476 patriot muda dikirim ke 53 kawasan transmigrasi

Baca juga: Dubes China dukung transformasi transmigrasi RI

Baca juga: Menko AHY: Kawasan transmigrasi diarahkan jadi tujuan investasi baru

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.