◐

Bappenas Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat & Cara Daftarnya!

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital Kementerian PPN/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) membuka lowongan tenaga kontrak untuk mendukung Sustainable and Quality Tourism Development Program (SQTDP). Pendaftaran dibuka hingga hari ini, Senin (12/10/2026).

Berdasarkan informasi resmi Bappenas di Instagram @paked_bappenas, lowongan ini bernama Tenaga Sekretariat dan Dukungan Substansi SQTDP dan dibuka untuk dua orang tenaga kerja kontrak non-ASN dengan masa kontrak 10 bulan.

Penempatannya di Direktorat Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital, unit kerja di Kementerian PPN/Bappenas yang bertanggung jawab menyusun arah kebijakan dan strategi pembangunan di tiga bidang tersebut. Direktorat ini membutuhkan tenaga kontrak untuk mendukung SQTDP, program yang bekerja sama dengan Bank Dunia.

Syarat Pelamar

Bappenas menetapkan sejumlah kualifikasi bagi pelamar:

  1. Pendidikan minimal sarjana (S1) Planologi/Perencanaan Wilayah Kota atau Ilmu Ekonomi dengan IPK minimal 3,00. Lulusan baru (fresh graduate) dipersilakan melamar.
  2. Kemampuan bahasa Inggris yang baik, dengan skor minimal TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 80, atau TOEFL Prediction 500.
  3. Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau anggota TNI/Polri, dan tidak memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP).

Selain itu, ada beberapa kriteria yang menjadi nilai tambah, yaitu:

Ruang Lingkup Pekerjaan

Tenaga yang terpilih akan bertugas, antara lain:

Cara Mendaftar

Pelamar dapat mengirim berkas lamaran ke email [email protected]. Subjek email ditulis dengan format: Lamaran Tenaga Sekretariat dan Dukungan Substansi SQTDP_[Nama Lengkap Pelamar].

Berkas yang harus dilampirkan meliputi:

Kerangka Acuan Kerja (KAK) lengkap dapat diunduh melalui tautan https://link.bappenas.go.id/RekrutmenSekreDukSubSQTDP. Bappenas menegaskan, hanya pelamar yang memenuhi persyaratan dan ketentuan yang akan dipanggil untuk tahap seleksi berikutnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]