Bandara Dhoho Kediri Siapkan Infrastruktur untuk Embarkasi Haji |Republika Online

Pesawat Super Air Jet mendapatkan guyuran air saat tradisi water salute atau penyambutan pesawat saat penerbangan perdana di Bandara Dhoho Kediri, Jawa Timur, Senin (10/11/2025). Bandara berstandar internasional yang sebelumnya mengalami kekosongan penerbangan selama empat bulan tersebut kembali beroperasi dengan penerbangan perdana maskapai Super Air Jet yang membuka rute Kediri-Jakarta sehingga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Jawa Timur bagian selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI - - Bandara Internasional Dhoho Kediri, Jawa Timur menyiapkan infrastruktur maupun operasional guna mendukung persiapan menjadi lokasi embarkasi haji dalam musim haji mendatang.

Direktur PT Surya Dhoho Investama Maksin Arisandi mengatakan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia sudah melakukan visitasi di area Bandara Dhoho Kediri untuk memastikan kesiapan secara menyeluruh sebelum nantinya ditetapkan mendukung embarkasi haji.

"Kami melihat visitasi ini sebagai bagian penting untuk memastikan kesiapan Bandara Dhoho secara menyeluruh. Masukan dari seluruh stakeholder akan menjadi dasar bagi kami untuk melakukan penguatan dan penyempurnaan," katanya dalam keterangannya di Kediri, Jumat.

Ia menegaskan pihaknya siap memberikan dukungan apabila Bandara Dhoho dipercaya mendukung embarkasi haji, sehingga pelayanan kepada jamaah dapat berlangsung aman dan nyaman.

Sementara General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Dhoho Kediri Rahmat Yoni Saputra mengatakan secara umum fasilitas dan operasional bandara telah mendukung kebutuhan penerbangan haji.

Namun penguatan sejumlah aspek teknis tetap dilakukan dengan mengacu pada ketentuan regulator dan kebutuhan maskapai.

"Dari hasil peninjauan, secara umum Bandara Dhoho telah siap mendukung penerbangan haji. Kami akan terus melakukan penguatan pada aspek-aspek teknis dan memastikan seluruh kebutuhan operasional dapat diselaraskan dengan ketentuan regulator serta kebutuhan airline," kata dia.

Ia mengungkapkan visitasi yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah tersebut dilakukan untuk meninjau kesiapan bandara dalam mendukung pelayanan penerbangan haji, meliputi fasilitas terminal dan sisi udara, pelayanan jamaah, keamanan, layanan ground handling, katering, hingga koordinasi antarpemangku kepentingan.

Visitasi juga dengan tim dari maskapai, Saudia Airlines. Dari sisi maskapai, Saudia Airlines melakukan peninjauan terhadap fasilitas dan kesiapan operasional Bandara Dhoho.

"Hasil peninjauan tersebut menjadi bagian dari pembahasan bersama untuk memastikan kesiapan bandara dalam mendukung kebutuhan penerbangan haji," kata dia.

Ia menambahkan tim juga melakukan rapat koordinasi persiapan Bandara Internasional Dhoho Kediri sebagai embarkasi haji.

Rapat tersebut membahas kesiapan sisi udara dan slot time, akomodasi dan transit, kesehatan dan CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), serta layanan pendukung dan logistik penerbangan untuk menyusun rekomendasi serta tindak lanjut bersama seluruh pemangku kepentingan.

sumber : Antara