◐

Askrindo-Bank Kalsel memperkuat pembiayaan infrastruktur dan UMKM

Jakarta (ANTARA) - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) memperkuat sinergi untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur daerah serta perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Perjanjian kerja sama (PKS) itu mencakup Kontra Bank Garansi dan Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bertujuan menyasar dua sektor krusial di Kalimantan Selatan.

Direktur Utama Askrindo R Mahelan Prabantarikso, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, mengatakan integrasi dua layanan penjaminan ini merupakan komitmen nyata Askrindo dalam menopang perekonomian daerah dari hulu ke hilir.

"Melalui Kontra Bank Garansi, kami mengamankan proyek berskala besar di daerah agar berjalan akuntabel dan lancar. Di sisi lain, melalui penjaminan KUR, kami menjaga ketahanan ekonomi akar rumput dengan memberikan kepastian mitigasi risiko bagi Bank Kalsel dalam menyalurkan modal kerja kepada UMKM lokal," jelas dia.

Melalui kerja sama ini, Askrindo memberikan fasilitas Kontra Jaminan atas produk Bank Garansi yang diterbitkan oleh Bank Kalsel dengan potensi nilai fasilitas mencapai Rp1 triliun.

Skema tersebut ditujukan bagi para kontraktor dan penyedia jasa konstruksi demi memastikan kelancaran berbagai proyek infrastruktur strategis yang dibiayai oleh APBD Provinsi Kalimantan Selatan tanpa perlu terbebani oleh cash collateral (agunan kas) yang besar.

Baca juga: Askrindo Syariah memperluas penjaminan KUR ke NTB

Askrindo dan Bank Kalsel juga sepakat memperpanjang kerja sama Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Lewat PKS KUR ini, Askrindo menjadi penjamin bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kalimantan Selatan yang layak secara bisnis namun belum memiliki agunan tambahan yang cukup (feasible but not bankable).

Baca juga: Askrindo beri santunan Rp550 juta bagi anak yatim

"Sinergi penjaminan KUR ini diproyeksikan mampu mendongkrak target penyaluran kredit produktif Bank Kalsel sekaligus menguatkan inklusi keuangan di wilayah tersebut," ujar Mahelan.

Dengan ditandatanganinya PKS tersebut, Askrindo berharap kelola ekosistem keuangan dan pembangunan di Kalimantan Selatan tumbuh makin efisien, inklusif, dan memberikan dampak ekonomi berantai (multiplier effect) bagi kemakmuran masyarakat.

Pewarta : Imamatul Silfia
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026