Asap Karhutla, Pemkab Bulungan imbau masyarakat gunakan masker

Asap Karhutla, Pemkab Bulungan imbau masyarakat gunakan masker

Selasa, 25 Agustus 2026 15:56 WIB

Image Print

Karena kualitas udara kurang bagus akibat karhutla, Masyarakat Kabupaten Bulungan diimbau menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah, termasuk para pelajar yang bersekolah. (ANTARA/Agus Salam)

Tanjung Selor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui surat edaran Bupati Bulungan Nomor: 300.2.3/318/BPBD.II mengimbau masyarakat menggunakan masker karena kualitas udara mulai memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Benar, tanggal 20 Agustus lalu saya mengeluarkan surat edaran tentang penggunaan masker sehubungan dengan kondisi kabut asap,” ujar Bupati Bulungan Syarwani di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa.

Menurutnya, Pemkab Bulungan terus mengimbau karena hingga saat ini walaupun sudah beberapa kali turun hujan secara lokal, tapi masih ada kabut asap yang berasal dari karhutla di Kabupaten Bulungan sendiri dan juga dari luar.

Dikeluarkannya surat edaran tersebut, kata Syarwani, sehubungan dengan kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap yang terjadi di wilayah Kabupaten Bulungan dalam beberapa hari terakhir dan itu berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, khususnya gangguan pada saluran pernapasan.

“Maka dengan ini, Pemkab Bulungan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menggunakan masker pada saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada pagi dan sore hari saat kabut asap cenderung lebih pekat,” katanya.

Kemudian, juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan seperti asma, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan sejenisnya.

Selanjutnya, juga meminta untuk menutup pintu dan jendela pada jam-jam kabut asap tebal untuk mencegah masuknya asap ke dalam ruangan dan juga memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga daya tahan tubuh selama kondisi kabut asap berlangsung.

“Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan seperti sesak napas, batuk, atau iritasi mata,” pesan Syarwani.

Untuk pimpinan unit, instansi atau sekolah agar turut mengawasi dan memastikan ketersediaan masker bagi warga, karyawan maupun siswa di lingkungan masing-masing.

“Kita harapkan melalui surat edaran ini bisa mencegah dan mengantisipasi masyarakat terpapar penyakit akibat dari kabut asap karhutla,” ujarnya.

Bupati Bulungan mengatakan, untuk pencegahan dan pengendalian karhutla ia telah memerintahkan instansi terkait untuk selalu siap siaga.

Namun ia menegaskan, penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Tapi diperlukan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, pemegang izin lahan, masyarakat hingga para pemangku kepentingan lainnya.

“Pencegahan jauh lebih penting, sehingga setiap potensi kebakaran harus dapat kita deteksi dan tangani sedini mungkin. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan harus kita bangun bersama,” katanya.
Baca juga: Hujan lokal kurangi titik panas di Kaltara
Baca juga: Disdikbud Bulungan minta aktivitas pembelajaran luar ruangan dikurangi

Pewarta : Agus Salam
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.