Apindo: Pertemuan dengan Presiden Tak Bahas Khusus Keamanan Dalam Negeri
Bagikan:
JAKARTA - Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengatakan pertemuan pengusaha dengan Presiden Prabowo Subianto lebih banyak membahas ekonomi global dan geopolitik. Ia menyebut tidak ada pembahasan khusus soal keamanan dalam negeri.
Shinta menyampaikan hal itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 31 Juli.
Menurut Shinta, Presiden Prabowo memakai pertemuan itu untuk menjelaskan pandangannya tentang kondisi global dan posisi Indonesia di tengah tekanan geopolitik.
“Nggak sih. Jadi kalau Bapak Presiden mungkin kita melihat secara global kondisi ekonomi,” kata Shinta saat ditanya apakah situasi keamanan ikut dibahas.
BACA JUGA:
Shinta mengatakan pengusaha memang perlu bersiap menghadapi dinamika geopolitik. Sebab, tekanan global dapat memengaruhi dunia usaha di dalam negeri.
“Pengusaha ini kan juga harus bersiap-siap ya, bahwa kondisi geopolitik ini kan pasti juga mempengaruhi kita,” ujarnya.
Ia menyebut Presiden Prabowo juga kembali menyinggung konsep Indonesia Incorporated. Konsep itu menekankan kerja bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lain dalam menggerakkan ekonomi.
“Selalu pesan beliau mengenai Indonesia Incorporated pasti disampaikan,” kata Shinta.
Menurut Shinta, konteks pembicaraan Presiden lebih mengarah pada apa yang dibutuhkan Indonesia dan langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi dinamika global.
Ia juga menilai pertemuan itu memberi ruang bagi dunia usaha untuk mendengar langsung arah kebijakan pemerintah.
Shinta menegaskan Apindo saat ini tidak melihat keamanan sebagai faktor khusus yang mengganggu dunia usaha.
“Kami tidak melihat saat ini situasi keamanan menjadi satu faktor. Jadi kami sih nggak ada spesifik untuk keamanan,” ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan Shinta di tengah pertanyaan mengenai sejumlah mal yang memasang pagar. Namun, ia menyebut isu tersebut belum menjadi kekhawatiran luas Apindo.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+