Anggur Ungu dan Hijau, Ini Bedanya untuk Temani Gaya Hidup Aktif Gen Z

Jakarta -

Gaya hidup aktif kini semakin lekat dengan keseharian Gen Z. Tak hanya rajin berolahraga, banyak anak muda juga mulai memperhatikan asupan makanan, termasuk memilih camilan yang praktis sekaligus bernutrisi.

Salah satu buah yang kerap menjadi pilihan adalah anggur. Baik anggur merah maupun anggur hijau sama-sama kaya vitamin, mineral, serat, dan air. Meski berasal dari keluarga buah yang sama, keduanya memiliki karakteristik nutrisi yang sedikit berbeda. Lantas, apa saja perbedaannya?

Rasa & Tekstur

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Anggur Ungu

Melansir Vietnam.vn, anggur ungu dianggap sebagai varietas yang paling beraroma dan memiliki warna paling pekat. Anggur ungu biasanya juga lebih manis, memiliki kulit yang lebih tebal, dan daging buah yang lebih lembut dibandingkan dengan anggur merah dan hijau.

2. Anggur Hijau

Di sisi lain, anggur memiliki tekstur yang lebih renyah. Anggur ini juga dikenal memiliki rasa yang lebih segar dan sedikit asam. Hal ini menjadikan anggur hijau sebagai pilihan populer untuk dimakan langsung atau digunakan dalam salad.

Manfaat Nutrisi

1. Anggur Ungu

Dikutip dari Fitmeup, anggur ungu atau yang sering disebut anggur merah mengandung resveratrol, yakni zat anti penuaan alami. Kalau ingin tetap awet muda, maka kamu perlu mengonsumsi anggur ungu.

Buat kamu yang ingin diet lezat, anggur ungu juga wajib menjadi bagian menu diet. Bagian terluar anggur merah memiliki kandungan saponin tinggi untuk mencegah kolesterol agar tidak terserap ke aliran darah.

Anggur ungu juga memiliki sifat anti bakteri sekaligus anti virus yang terbukti dapat mencegah berbagai macam infeksi. Anggur ungu bahkan mampu mencegah infeksi polio dan herpes simpleks di samping jenis virus berbahaya lainnya.

2. Anggur Hijau

Anggur hijau mengandung antioksidan tinggi, salah satunya adalah katekin. Katekin bermanfaat untuk meredakan peradangan dan mengeluarkan zat-zat berbahaya.Anggur hijau juga mengandung vitamin C, vitamin D, dan resveratrol yang bisa menyehatkan kulit.

Sama seperti anggur merah, kandungan resveratrol pada anggur hijau ampuh untuk mencegah penuaan berupa kerutan dan garis halus. Tak cuma itu, anggur hijau mengandung vitamin A dan beta karoten yang bagus untuk kesehatan mata.

Mana yang Lebih Sehat?

Menurut ahli gizi Maddie Pasquariello, perbedaan nutrisi antara ketiga jenis anggur tersebut tidak signifikan. Yang terpenting adalah menjaga konsistensi mengonsumsi makan anggur secara teratur, daripada berfokus pada varietas mana yang terbaik.

Bagi Gen Z yang memiliki mobilitas tinggi, buah anggur menjadi pilihan camilan yang praktis karena mudah dibawa ke kampus, kantor, maupun saat bepergian. Jika tidak sempat membawa buah segar, kini juga tersedia berbagai camilan berbasis buah yang dapat menjadi alternatif praktis. Namun, konsumen tetap disarankan membaca informasi nilai gizi dan komposisi pada kemasan agar dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan masing-masing.

(ega/ega)