Aldila jadi petenis Indonesia yang pertama juarai DC Open - ANTARA News Bangka Belitung
Jakarta (ANTARA) - Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi mencatatkan sejarah setelah menjuarai nomor ganda putri turnamen Mubadala DC Open 2026 di Washington, D.C., Amerika Serikat.
Menurut siaran pers Kedutaan Besar RI (KBRI) Washington yang diterima Selasa, Aldila, yang berpasangan dengan petenis Selandia Baru Erin Routliffe, mengalahkan pasangan Andreja Klepac dari Slovenia dan Miyu Kato dari Jepang dengan skor 6-4, 6-1 pada partai final yang berlangsung Sabtu (1/8).
Kemenangan tersebut menjadikan Aldila sebagai petenis Indonesia pertama yang meraih gelar juara dalam salah satu turnamen elite dunia.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, yang menilai pencapaian itu membuktikan kemampuan atlet Indonesia untuk bersaing di panggung olahraga dunia.
"Prestasi Aldila sangat membanggakan dan menjadi bukti bahwa atlet Indonesia mampu bersaing serta meraih gelar di panggung tenis dunia," kata Indroyono.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat mendorong Aldila untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade Los Angeles 2028.
"Semoga keberhasilan ini semakin memacu Aldila untuk terus meningkatkan prestasi dan menatap Olimpiade Los Angeles 2028 untuk kembali mengharumkan nama Indonesia," ujarnya.
Indroyono juga mengatakan bahwa prestasi Aldila menjadi bukti bahwa atlet Indonesia mampu bersaing serta meraih gelar di panggung dunia.
Saat ini, Aldila menempati peringkat ke-27 dunia pada nomor ganda putri. Sepanjang turnamen, ia tampil di bawah arahan pelatih Christopher Rungkat, mantan petenis nasional Indonesia.
Mubadala DC Open merupakan turnamen kategori ATP 500 dan WTA 500 yang berlangsung di William H.G. FitzGerald Tennis Center, Washington. Kompetisi tersebut menjadi satu-satunya turnamen gabungan ATP dan WTA kategori 500 di dunia.
Turnamen yang pertama kali digelar pada 1969 itu pernah melahirkan sejumlah juara dunia, seperti Chris Evert, Martina Navratilova, Monica Seles, Martina Hingis, Andy Roddick, Venus Williams, dan Serena Williams.
Pada sektor ganda putri, hanya 16 pasangan yang tampil dalam turnamen tersebut. Aldila dan Routliffe berstatus sebagai unggulan kedua.
Petenis kelahiran Jakarta itu mulai mengenal tenis sejak berusia lima tahun dan menekuni karier profesional pada 2017.
Selain Aldila, Indonesia juga diwakili Janice Tjen pada turnamen tersebut. Janice turun di nomor tunggal dan ganda serta saat ini menempati peringkat ke-39 dunia.
Keberhasilan Aldila dinilai menjadi momentum penting bagi perkembangan tenis putri Indonesia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan tenis internasional.
Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.