◐

AI Mulai Masuk ke Game Konsol, Game Jadi Lebih Detail dan Tajam

Minggu, 4 Oktober 2026 - 04:04 WIB

Jakarta, VIVA – Sony Interactive Entertainment membawa teknologi upscaling berbasis artificial intelligence (AI) ke PlayStation 5 (PS5) versi standar melalui teknologi baru bernama Quick Spectral Super Resolution (QSSR).

Baca Juga

Kehadiran QSSR menarik perhatian karena teknologi ini merupakan pengembangan dari PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR) yang sebelumnya menjadi salah satu fitur unggulan PS5 Pro. Dengan QSSR, Sony mencoba menghadirkan peningkatan kualitas gambar berbasis AI pada perangkat PS5 yang tidak memiliki kemampuan pemrosesan sekuat versi Pro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sony, dikutip VIVA Minggu, (04/10/2026) QSSR dirancang sebagai tingkatan baru teknologi AI upscaling yang dapat bekerja lebih efisien pada hardware PS5 standar. Teknologi ini lahir dari kolaborasi Sony dan AMD melalui Project Amethyst.

Baca Juga

Bukan Sekadar Upscaling Biasa

Upscaling pada dasarnya memungkinkan game menghasilkan gambar dengan resolusi internal lebih rendah, kemudian meningkatkan hasil akhirnya agar terlihat lebih tajam pada layar.

Baca Juga

Pada metode konvensional, proses tersebut menggunakan algoritma tertentu untuk memperkirakan detail yang hilang. Sementara itu, PSSR dan QSSR menggunakan pendekatan berbasis AI untuk membantu merekonstruksi detail gambar secara lebih stabil.

Sony menjelaskan bahwa PSSR mampu menganalisis gambar game hingga tingkat piksel dan menggunakan AI untuk menghasilkan gambar dengan detail serta stabilitas yang lebih baik.

Namun, kebutuhan komputasi PSSR membuat teknologi tersebut sebelumnya tidak dapat diterapkan pada PS5 standar. QSSR hadir untuk mengatasi keterbatasan tersebut.

Sony mengembangkan QSSR dengan arsitektur neural network yang lebih sederhana serta implementasi yang disesuaikan secara khusus agar dapat bekerja secara optimal pada hardware PS5.

Dua Game Jadi yang Pertama

QSSR mulai digunakan pada dua game, yaitu Marvel's Wolverine dan Ghost of Yōtei. Keduanya mendapatkan pembaruan yang menambahkan QSSR sebagai pilihan grafis baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Marvel's Wolverine, teknologi tersebut ditujukan untuk meningkatkan ketajaman detail lingkungan. Detail objek yang berada cukup jauh, misalnya bangunan dan elemen perkotaan, dapat terlihat lebih jelas dan stabil.

Sementara itu, pada Ghost of Yōtei, QSSR membantu mempertahankan detail halus pada karakter dan lingkungan. Pengembang juga menyoroti peningkatan stabilitas gambar ketika banyak elemen bergerak di dalam sebuah adegan.

Halaman Selanjutnya

Insomniac Games, pengembang Marvel's Wolverine, menyebut QSSR membantu menghadirkan ketajaman pada tingkat piksel serta membuat detail lingkungan lebih stabil.