◐

AFT Kualanamu Salurkan 364 KL Avtur untuk Penerbangan Domestik dan Internasional |Republika Online

Petugas melakukan pengecekan instalasi di Aviation Fuel Terminal (AFT) Kualanamu, Sumatera Utara, Rabu (23/9/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sarana penyimpanan dan penyaluran bahan bakar pesawat atau avtur berfungsi dengan baik dalam mendukung kebutuhan penerbangan. (FOTO : Republika/Prayogi)

Petugas memantau proses penyaluran avtur di fasilitas AFT Kualanamu. PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar penerbangan di terminal tersebut berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan operasional Bandara Internasional Kualanamu. (FOTO : Republika/Prayogi)

Tangki penyimpanan menjadi salah satu bagian penting dalam pengelolaan avtur sebelum bahan bakar disalurkan kepada pengguna. Selain menyimpan persediaan, AFT Kualanamu bertugas menjaga kualitas avtur agar memenuhi kebutuhan bahan bakar pesawat. (FOTO : Republika/Prayogi)

Setiap hari, AFT Kualanamu mendistribusikan rata-rata 364 kiloliter (KL) avtur untuk melayani kebutuhan sekitar 56 pesawat. Penyaluran tersebut mencakup pelanggan penerbangan domestik, internasional, serta penerbangan pemerintah. (FOTO : Republika/Prayogi)

Aktivitas di AFT Kualanamu menjadi bagian dari rantai operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu. Ketersediaan dan kelancaran distribusi avtur diperlukan untuk mendukung aktivitas pesawat yang melayani berbagai rute dari dan menuju Sumatera Utara. (FOTO : Republika/Prayogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, KUALANAMU -- PT Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Kualanamu, Sumatera Utara, memastikan ketersediaan bahan bakar pesawat atau avtur dalam kondisi aman untuk mendukung operasional penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu. Dalam operasionalnya, AFT Kualanamu menyimpan, menyalurkan, sekaligus menjaga kualitas avtur sebelum digunakan oleh pesawat.

Setiap hari, AFT Kualanamu mendistribusikan rata-rata 364 kiloliter (KL) avtur untuk memenuhi kebutuhan sekitar 56 pesawat dari pelanggan penerbangan domestik, internasional, serta penerbangan pemerintah. Ketersediaan pasokan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas penerbangan di Kualanamu.

sumber : Republika