Ada Potensi Awan Konvertiv, BMKG Petakan Sebaran Potensi Hujan di Jabar dalam Sepekan ke Depan |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis perkiraan cuaca di wilayah Jawa Barat dalam sepekan. Secara umum, terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian wilayah Jawa Barat.
"Potensi hujan dengan intensitas sedang disertai kilat atau petir dan angin kencang yang dapat terjadi pada skala lokal di sebagian wilayah Jawa Barat," kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung, Suadi Ahadi saat dikonfirmasi, Ahad (27/9/2026).
Dalam sepekan ke depan, 28 September-4 Oktober beberapa fenomena atmosfer diprakirakan masih mendukung peningkatan potensi pertumbuhan awan konvektif dan curah hujan di sebagian wilayah Jawa Barat.
"Salah satu faktor utamanya adalah aktifnya gelombang ekuatorial Rossby yang diprakirakan melintasi wilayah Jawa Barat. Selain itu, kelembapan udara pada lapisan 850–700 mb tergolong masih cukup basah, yakni berada pada kisaran 40–95 persen. Labilitas atmosfer juga bervariasi pada kategori ringan hingga kuat," ungkap Suadi.
Kombinasi kondisi tersebut secara umum dapat mendukung peluang pertumbuhan awan konvektif dan terjadinya hujan lokal di beberapa wilayah. Secara umum terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian wilayah Jawa Barat.
Potensi hujan dengan intensitas sedang disertai kilat atau petir dan angin kencang yang dapat terjadi pada skala lokal terdapat di sebagian
wilayah Kabupaten, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Cimahi, Kabupaten dan Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Ciamis, Kabuapten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya pada 28 September 2026.
Kemudian 29 September 2026 di Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten dan Kota
Tasikmalaya. Tanggal 30 September di Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.