5 Masalah Manchester United Terkuak Jelang Liga Inggris 2026/2027

Manchester United Vs AC Milan

Perbesar

Penyerang Manchester United asal Brasil bernomor punggung 10, Matheus Cunha (kanan), dan gelandang AC Milan asal Italia, Alphadjo Cisse (tengah), berebut bola dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Manchester United dan AC Milan di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, pada 15 Agustus 2026. (Sergei GAPON/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United menutup pramusim dengan kekalahan 2-4 dari AC Milan di Polandia. Hasil itu menjadi sinyal peringatan untuk Michael Carrick sebelum Premier League 2026/2027 dimulai, seperti dilaporkan Express.

Dalam laga tersebut, MU dua kali sempat memimpin. Namun, Milan mampu mencetak tiga gol hanya dalam 14 menit pada babak kedua dan membalikkan keadaan.

Situasi itu menyingkap lima pekerjaan rumah utama: bek kiri yang belum solid, ketergantungan pada Bruno Fernandes, performa Harry Maguire yang belum meyakinkan, lini depan yang belum stabil, serta urgensi mempertahankan Marcus Rashford.

Bek Kiri Masih Jadi Titik Lemah

Manchester United vs Bournemouth

Perbesar

Luke Shaw berduel dengan Justin Kluivert di laga Manchester United vs Bournemouth, Selasa (16/12/2025) (AP Photo/Jon Super)

Posisi bek kiri kembali menjadi sorotan. Luke Shaw diberi kesempatan tampil melawan Milan, tetapi performanya belum cukup meyakinkan. Ia beberapa kali kerepotan menghadapi lawan dan menjadi area yang mudah dieksploitasi.

Kebutuhan mendatangkan bek kiri baru pun kian mendesak. Nama Lewis Hall disebut sebagai salah satu target utama untuk memperkuat sektor ini.

Selain Hall, Myles Lewis-Skelly dan David Raum juga masuk radar. Tanpa perubahan signifikan, sisi kiri pertahanan berpotensi tetap menjadi titik lemah pada awal musim.

Kreativitas Masih Bertumpu Bruno Fernandes

Manchester United Vs AC Milan

Perbesar

Gelandang Manchester United asal Portugal, Bruno Fernandes (kiri), dan bek AC Milan asal Spanyol, Mario Gila (kanan), berebut bola dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Manchester United dan AC Milan di Tarczynski Arena, Wroclaw, Polandia, pada 15 Agustus 2026. (Sergei GAPON/AFP)

Bruno Fernandes kembali menunjukkan perannya sebagai sumber kreativitas utama. Gelandang Portugal itu memberi umpan yang berujung gol Harry Maguire saat menghadapi Milan.

Masalahnya, aliran peluang MU masih terlalu bertumpu padanya. Ketika Bruno tidak mampu memberi perbedaan, kualitas serangan menurun drastis.

Kontribusi pemain lain seperti Mason Mount dan Youri Tielemans diharapkan meningkat agar sumber kreativitas lebih beragam dan permainan tidak mudah ditebak.

Performa Harry Maguire Mulai Mengkhawatirkan

Harry Maguire memang mencatatkan gol, tetapi penampilan keseluruhannya masih menyisakan tanda tanya. Ia beberapa kali kehilangan posisi dan terlibat dalam proses terjadinya gol lawan.

Dengan jadwal padat pada musim 2026/2027, Carrick membutuhkan kedalaman yang lebih baik di jantung pertahanan untuk menjaga konsistensi.

Maguire mungkin tidak selalu menjadi pilihan utama. Namun, performa seperti saat melawan Milan memperlihatkan bahwa sektor belakang MU masih memerlukan peningkatan.

Lini Depan Belum Meyakinkan, Rashford Jadi Kunci

Belanja besar di sektor serang belum berbuah konsistensi. Matheus Cunha kesulitan memberi pengaruh besar saat menghadapi Milan, sementara Benjamin Sesko belum stabil sejak bergabung dan kini menepi karena cedera.

Bryan Mbeumo menunjukkan beberapa hal positif sepanjang pramusim, namun ketajaman di depan gawang masih perlu ditingkatkan. MU tidak boleh memulai musim dengan problem penyelesaian akhir.

Di sisi lain, kembalinya Marcus Rashford menjadi titik terang. Masuk sebagai pemain pengganti, ia menghadirkan sejumlah momen menjanjikan meski masa depannya masih menjadi tanda tanya.

Mempertahankan Rashford dinilai bisa memperkaya opsi menyerang. Ketika berada pada kondisi terbaik, ia tetap menjadi salah satu penyerang paling berbahaya yang dimiliki MU. Kehadirannya juga dapat membantu mengurangi ketergantungan MU terhadap pemain tertentu untuk mencetak gol.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Rekap Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2026, 17 Agustus: Kuartet Indonesia Sempurna